Breaking News:

Solo KLB Corona

Sudah Terima BST Covid-19 dari Kemensos, 1.964 KK di Karanganyar Dicoret dari Daftar BLT Dana Desa

Sebanyak 1.964 kepala keluarga (KK) terpaksa dicoret dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD)di Kabupaten Karanganyar.

Editor: Asep Abdullah Rowi
Tribunjateng.com/Agus Iswadi
Penyaluran BST melalui PT Pos Indonesia di Balai Desa Ngijo Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 1.964 kepala keluarga (KK) terpaksa dicoret dari daftar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD)di Kabupaten Karanganyar.

Ribuan keluarga penerima manfaat (KPM) itu lantaran tercantum sebagai penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

Berdasarkan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Karanganyar, dari 162 desa tercatat sebanyak 15.955 KPM penerima bantuan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa Dispermasdes Karanganyar, Sri Supraprti, setelah diverifikasi lagi oleh petugas di desa, tercatat sebanyak 1.964 KPM yang tercantum sebagai penerima BST.

Beda dengan Pemkab,Kemenag Karanganyar Imbau Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi Corona di Rumah Saja

Carut Marut Data BST, Menteri Juliari Sebut Kemensos Tak Lakukan Pendataan : Datanya Dari Pemda

"Penerima BLT DD hasil revisi ada 13.991 KPM. Nominal yang dicairkan total Rp 8.394.600.000. Yang data ganda ditahan dan uang kembali ke rekening kas desa," katanya, Kamis (21/5/2020).

Dia menyampaikan, setiap desa mendapatkan data penerima BST dari Kemensos.

Bantuan program jaring pengaman sosial itu sudah cair terlebih dahulu.

Lantas data itu disandingkan dengan data penerima BLT DD.

Sambungnya, pencairan BLT DD sudah sesuai aturan, KPM menerima Rp 600 ribu perbulan selama tiga bulan.

Dalam pencairannya Pemkab Karanganyar bekerja sama dengan Bank Jateng.

Suprapti menjelaskan, penerima BLT DD datang lokasi dengan membawa persyaratan seperti KTP asli, fotokopi KTP, undangan dari desa dan nomor virtual account dari bank.

Bisnisnya Sukses, Ruben Onsu Mengaku Cuma Ambil Untung Rp 1.000 dari Geprek Bensu

Pencairan BLT DD sudah dilakukan mulai Senin (18/5/2020) hingga Rabu (20/5/2020).

Sementara itu, Kepala Dispermades Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto menambahkan, data penerima BLT DD merupakan hasil rapat musyawarah desa.

"Itu data di musyawarahkan. Semua proses dan prosedur sudah ditempuh," imbuhnya. (TribunJateng.com/Ais)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul 1.964 Kepala Keluarga di Karanganyar Tak Jadi Dapat BLT Dana Desa, Ini Alasannya

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved