Virus Corona

Bos Twitter Akan Sumbangkan Seluruh Kekayaannya: Saya Tidak Punya Bayangan Apapun Mengenai Arti Uang

Baru-baru ini pendiri sekaligus CEO Twitter dan Square Jack Dorsey berencana untuk menyumbangkan seluruh kekayaan

Nextren
Jack Dorsey 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini pendiri sekaligus CEO Twitter dan Square Jack Dorsey berencana untuk menyumbangkan seluruh kekayaan yang berhasil dia kumpulkan sepanjang hidupnya.

Dikutip dari CNBC Sabtu (23/5/2020), saat ini pria berusia 43 tahun tersebut memiliki total nilai kekayaan mencapai 4,9 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 72,03 triliun.

Berakhir Damai, Inilah Momen Haru Habib Umar Assegaf Peluk Asmadi Satpol PP hingga Mengajaknya Umroh

Dorsey mengatakan, alasan untuk menyumbangkan seluruh hartanya adalah karena dirinya berprinsip bahwa berbagai hal yang terjadi di seluruh dunia saling terhubung.

Maka dari itu, jika seseorang mengalami rasa sakit, dia akan merasakan hal yang sama.

"Saya ingin memastikan bisa melakukan apapun yang bisa saya lakukan di hidup ini untuk membantu, melalui apa yang saya lakukan di perusahaaan, juga dari diri saya sendiri," ujar Dorsey.

Pada 7 April 2020 lalu, Dorsey melalui akun Twitternya sempat menyatakan bakal mentransfer 1 miliar dollar AS sahamnya di Square untuk pihak-pihak yang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).

Dana dari saham tersebut nantinya bakal digunakan untuk bantuan langsung tunai hingga mendukung kesehatan dan pendidikan perempuan.

Saat itu, sumbangan yang dia berikan setara dengan 28 persen dari total nilai kekayaannya.

"Saya berada di situasi yang belum pernah saya bayangkan ketika saya masih kecil, atau bahkan saat saya berusia 25 tahun," ujar DOrsey,

"Saya tidak memiliki bayangan apapun menenai arti uang hingga setidaknya saya berusia 35 tahun," ujar Dorsey.

Pandemi Corona Masih Berlangsung, Ada Sejumlah Masjid di Sukoharjo Tetap Gelar Salat Id Berjamaah

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved