Berita Boyolali Terbaru

Cari Ikan, Bocah di Juwangi Boyolali Tergelincir di Saluran Irigasi, Terseret dan Hanyut Dibawa Arus

Kejadian nahas menimpa Yogi, bocah 9 tahun asal Dukuh Plaosan RT 05 RW 03, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

TribunSolo.com/Istimewa
Petugas dan relawan tengah menyisir irigasi Sidorejo yang menghanyutkan bocah 9 tahun asal Dukuh Plaosan RT 05 RW 03, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali, Jumat (22/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kejadian nahas menimpa Yogi, bocah 9 tahun asal Dukuh Plaosan RT 05 RW 03, Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Kabupaten Boyolali.

Pada Jumat (22/5/2020) pukul 13.00 WIB, Yogi hanyut di saluran irigasi Sidorejo saat masih memancing.

Adanya informasi hanyutnya bocah, tim dari Basarnas dan relawan langsung melakukan penelusuran mencari korban.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya mengatakan, bocah 9 tahun itu yang hanyut itu sebelumnya memancing bersama kedua rekannya,.

Namun nahas, Yogi yang berada di pinggiran sungai terpeleset sehingga tercebur dan terseret arus.

Karyawan Mall Langganan Jokowi saat Momong Jan Ethes Jalani Rapid Test, Wajah Pucat & Hati Deg-Degan

Hilang Selama 2 Minggu, Pria Asal Pracimantoro Wonogiri Ditemukan Tewas di Hutan, Diduga Tergelincir

"Informasi awal dari anggota BPBD Boyolali, korban saat itu bersama 2 rekannya sedang memancing ikan," kata Nur Yahya pada Sabtu (23/5/2020).

"Saat memancing tiba-tiba korban terpeleset dan hanyut karena korban tidak bisa berenang" tambahnya.

Diterangkan oleh kedua rekan Yogi, yakni Akbar (8) dan Apit (9) yang mengetahui temannya tenggelam tidak bisa berbuat apa-apa karena mereka juga tidak bisa berenang.

Kedua rekan Yogi hanya bisa melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga.

"Relawan dari masyarakat Desa Ngleses sudah melakukan penyisiran dan meminta pengelola kanal saluran pengairan untuk menutup aliran dari bendung Sidorejo" jelasnya.

"Namun karena hari sudah mulai gelap, pencarian dihentikan sementara," kata Yahya.

Pandemi Corona Masih Berlangsung, Ada Sejumlah Masjid di Sukoharjo Tetap Gelar Salat Id Berjamaah

Hilang Selama 2 Minggu, Pria Asal Pracimantoro Wonogiri Ditemukan Tewas di Hutan, Diduga Tergelincir

Atas informasi tersebut, pihak Basarnas Semarang telah memerintahkan koordinator Pos SAR Surakarta, Arif Sugiyarto untuk mengirimkan satu tim SAR dari Pos SAR Surakarta disertai peralatan SAR air guna melakukan pencarian.

Koordinator Pos SAR Surakarta Arief Sugiyanto menuturkan petugas dan para relawan untuk menelusuri lokasi kejadian.

"Langkah awal, kami akan melakukan koordinasi dengan pihak relawan yang sudah ada di LKP guna menentukan langkah dan rencana operasi pencarian," tutur Arief. (*)

Penulis: Ilham Oktafian
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved