Breaking News:

Solo KLB Corona

Hotel di Solo Masih Bingung Konsep Penerapan The New Normal, Meski Sebagian Sudah Mulai Beroperasi

Pemerintah pusat saat ini sedang menggaungkan penerapan 'The New Normal' di tengah pandemi Corona.

Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Asep Abdullah Rowi
Warta Kota/Henry Lopulalan
ILUSTRASI PERKOTAAN : Sebuah bangunan mesjid dan rumah masyarakat masih bertahan diantara gedung bertingkat yang tumbuh subur di kawasan Tanahabang, Jakarta Pusat, Rabu (14/5/2014). 

Adapun sejumlah hotel yang semula tutup kini tengah ancang-ancang kembali beroperasi.

Potret Hotel Solo saat Lebaran di Tengah Corona, Biasanya Bisa Tolak Tamu, Kini 10 Persen Beruntung

Penampakan Hotel untuk Tenaga Medis yang Berada di Garda Terdepan Penanganan Covid-19 di Karanganyar

"Memang sudah ada khususnya hotel dua dan tiga, untuk bintang empat lima yang sempat tutup belum berani buka," ucap Abdullah.

"Expand-nya terlalu tinggi, biaya buka lift, juga untuk treatment air itu mahal sekali, biaya-biaya itu, terus terang saja sebanyak tamu berapapun memenuhi kamar mereka, hotel-hotel besar tidak bisa BEP," imbuhnya membeberkan.

Minimnya kegiatan MICE menjadi satu alasan yang membuat hotel-hotel bintang empat dan lima masih ragu untuk mulai beroperasi.

"Untuk biayanya selama ini yang mendukung mereka mendapatkan keuntungan BEP adalah kegiatan MICE," ujar Abdullah.

"Kalau MICE belum berjalan dan masih di dalam kondisi seperti sekarang yang belum menemukan polanya, meeting saat The New Mormal itu bagaimana," papar dia.

"Itu yang membuat mereka masih berat untuk mulai kembali beroperasi," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved