Virus Corona

Tinggal Segubuk dengan Ternak, Lansia di Pekalongan Ini Mengaku Tak Pernah Terima Bansos

Keduanya adalah Mbah Deman (75) dan Mak Wasri (60), warga RT 8 RW 2, Dukuh/Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi.

Indra Dwi Purnomo/Tribun Jateng
Mak Wasri warga Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, sedang menanak nasi di pawon gubuknya, Sabtu (23/5/2020). 

TRIBUNSOLO - Berbagai bantuan sosial yang digelontorkan saat pandemi virus corona.

Namun sepasang suami istri lanjut usia di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, tidak pernah merasakannya.

Update Corona Klaten 23 Mei 2020: Tambah 1 Pasien Positif, Tak Ada Penambahan PDP

Keduanya adalah Mbah Deman (75) dan Mak Wasri (60), warga RT 8 RW 2, Dukuh/Desa Kaibahan, Kecamatan Kesesi.

Suami istri ini tinggal di gubuk seluas 30 meter persegi.

Gubuk itu juga digunakan sebagai kandang ayam, bebek, dan burung dara.

Di dapur atau pawon tidak ada kompor gas atau sejenisnya, yang ada hanya tungku dan tumpukan kayu bakar.

Meski kondisinya memprihatinkan, mereka tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

 

Bahkan di tengah wabah corona ini, mereka tidak mendapatkan bansos uang tunai dan sembako.

Meski tinggal sederhana di rumah berdinding anyaman bambu dan lantai tanah liat, kedua lansia ini tetap semangat menjalani hidup.

Masing-masing menjadi buruh tanam padi dan beternak unggas.

Halaman
1234
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved