Solo KLB Corona

Warga Karanganyar Batal Salat Id di Alun-Alun, Bupati Juliyatmono Dapat Surat Teguran Ombudsman

Peniadaan tersebut menyusul adanya surat teguran dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah yang ditembuskan kepadanya.

Istimewa
Ilustrasi: Salat Idul Adha di lapangan Pondok Pesantren Modern Islam Assalam, Kartasura, Sukoharjo, pada Selasa (21/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono memutuskan meniadakan penyelenggaraan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di Alun-Alun Karanganyar, Minggu (24/5/2020).

Peniadaan tersebut menyusul adanya surat teguran dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah yang ditembuskan kepadanya.

Adapun surat tersebut bernomor B/037/HM.02.01-14/V/2020 tertanggal 22 Mei 2020.

Remaja Putri Usia 13 Tahun di Klaten Dinyatakan Positif Corona

Intip Penampakan Honda C70 Bergaya Street Cub, Punya Kesan Garang Pakai Ban Avon Cobra

Itu dilayangkan menyusul masih belum meredanya wabah pandemi virus Corona di Indonesia.

"Semalam ada surat dari Ombudsman perwakilan Provinsi Jawa Tengah, surat ini adalah untuk mengevaluasi secara komprehensif atas rencana kebijakan Salat Idul Fitri di alun-alun dan lokasi lainnya di Karanganyar," terang Juliyatmono, Sabtu (23/5/2020).

"Oleh karena ada surat dari ombudsman seperti ini kami harus memberikan balasan," imbuhnya membeberkan.

Juliyatmono menuturkan telah menjawab surat dengan mendeskripsikan kondisi terkini di Kabupaten Karanganyar.

Tidak adanya tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi satu diantara banyak pertimbangan pelaksanaan Salat Id di Alun-Alun Karanganyar.

"Dua pasien terakhir telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing," jelas dia.

Itu tertuang dalam Surat Bupati Karanganyar Nomor : 451/2273.1.6 perihal pelaksanaan Salat Id di Kabupaten Karanganyar.

"Pemerintah mengimbau masyarakat melaksanakan salat id di rumah masing-masing dengan keluarga inti," ucap Juliyatmono.

"Dalam rangka menghormati semuanya dan juga respon atas surat langsung dari Ombudsman Jawa Tengah," papar dia.

"Mohon bisa dipahami saya berharap bisa melaksanakan dengan baik di rumah masing-masing dengan khusyuk," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved