Solo KLB Corona

Beda dengan Kemendikbud, Wali Kota Solo FX Rudy Usul Sekolah Mulai Januari, Ini Alasannya

Beda dengan Kemendikbud, Wali Kota Solo FX Rudy Usul Sekolah Mulai Januari, Ini Alasannya

DOK. TRIBUNSOLO.COM
Ilustrasi siswa SMPN 1 Surakarta, Jawa Tengah pada saat mengikuti uji coba ujian nasional berbasis CBT di sekolah setempat. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengusulkan tahun ajaran baru agar dimulai sama dengan tahun anggaran, yakni pada Januari - Desember.

Rudy mengatakan, pihaknya pagi ini sudah meninjau soal sekolah menyambut kondisi new normal nanti.

Hasil Survei New Normal Sekolah Solo, Disdik Sebut Mayoritas Orang Tua Khawatir Timbul Klaster Baru

Jadwal PPDB SD-SMA 2020 di Solo Diumumkan saat Corona : Tak Perlu ke Sekolah, Berkas Dikirim Online

Ada beberapa gagasan dari Rudy, seperti bangku atau tempat duduk siswa nanti di tata dengan jarak 1-1,5 meter.

Pelajaran dibuat dua shift, pagi dan siang.

Nantinya, siswa tidak perlu berlama-lama di sekolah.

Sebagai gantinya, anak diberikan tugas.

"Ini baru usulan saya, new normal juga perlakuan baru," kata Rudy ditemui di Rumah Dinas Loji Gandrung, Jumat (29/5/2020).

Beda dengan Kemendikbud

Di sisi lain, Kemendikbud sudah mengumumkan tahun pelajaran baru sekolah akan dimulai pada 13 Juli.

Tapi, FX Hadi Rudyatmo mengusulkan pada Pemerintah Pusat, sebaiknya tahun ajaran dimulai sama dengan tahun anggaran, yakni Januari - Desember.

"Kalau masuk sekarang orang tua yang khawatir," kata Rudy menyebutkan alasannya.

"Saya usul ke pemerintah pusat agar tahun ajaran disamakan dengan tahun anggaran Januari - Desember," papar dia.

Rudy mengatakan, pihaknya menerapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk menyelamatkan generasi muda penerus. (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved