Virus Corona

Ini 4 Poin Insentif Bagi Petani dan Nelayan untuk Menjaga Ketersediaan Bahan Pokok saat Pandemi

Tak hanya kesehatan dan ekonomi ketahanan pangan pun juga terdampak akibat wabah corona ini.

KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWA
Ilustrasi: Petani tengah memeriksa tanaman padi mereka yang siap dipanen. 

TRIBUNSOLO.COM - Pandemi corona di Indonesia memberikan berbagai dampak dalam sektor kehidupan masyarakat.

Tak hanya kesehatan dan ekonomi ketahanan pangan pun juga terdampak akibat wabah corona ini.

Kurva Covid-19 di Jakarta Turun, Jokowi Ogah Naik Lagi, Minta Pengendalian Arus Balik Jabodetabek

Dikutip dari tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo menyampaikan ada 4 skema besar program yang bisa digunakan untuk membantu para petani dan nelayan di masa pandemi ini, sebagai berikut:

Pertama, melalui program jaring pengaman sosial. “Pastikan 2,7 (juta) petani dan buruh tani miskin dan 1 juta nelayan dan petambak harus masuk dalam program bantuan sosial yang kita adakan, baik itu berupa PKH, Bantuan Sosial Tunai, BLT Desa, Paket Sembako dan program gratis/subsidi listrik,” ujar Presiden Jokowi.

Tujuan utama dari skema program ini, menurut Presiden, adalah untuk meringankan beban biaya konsumsi rumah tangga dari keluarga-keluarga yang kurang mampu, termasuk di dalamnya adalah petani dan nelayan miskin.

Kedua, melalui program subsidi bunga kredit. “Ini juga sudah kita putuskan, saya kira juga sudah berjalan,” imbuh Presiden.

Menurut Presiden, Pemerintah telah menyiapkan Rp34 triliun untuk merelaksasi pembayaran angsuran dan pemberian subsidi bunga kredit yang disalurkan lewat KUR, lewat Mekaar, lewat UMi, lewat Pegadaian, dan lewat perusahaan pembiayaan lainnya.

“Pemberian angsuran dan subsidi pada penerima bantuan permodalan yang dilakukan oleh beberapa kementerian seperti LPMUKP (Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan), CPCL (Calon Petani Calon Lokasi), dan lain-lainnya entah itu dari KKP, dari Kementerian Pertanian saya kira juga ada,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi Tak Mudik, Kediaman di Solo Tampak Lengang dan Keluarga Tak Adakan Acara Khusus

Ketiga, pemberian stimulus untuk modal kerja. “Ini juga penting sekali bagi usaha pertanian, bagi usaha kelautan dan perikanan.

Bagi petani dan nelayan yang bankable, penyalurannya melalui perluasan program KUR, ini bisa,” terang Presiden.

Halaman
123
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved