Solo KLB Corona

51 Motor Berknalpot Brong Ditilang Polisi Karanganyar Sejak Aktivitas Dilonggarkan di Tengah Corona

Sebanyak 51 pengendara sepeda motor knalpot brong yang menganggu telinga di jalanan ditindak sejak pelonggaran kawasan physical distancing.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
ILUSTRASI : Satlantas Polresta Solo saat menunjukkan motor berknalpot brong, Rabu (6/11/2019). 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 51 pengendara sepeda motor knalpot brong yang menganggu telinga di jalanan ditindak sejak pelonggaran kawasan physical distancing.

Pengendara yang mayoritas kawula muda itu ditindak saat melintas di sekitar Karanganyar Kota dan kawasan wisata Tawangmangu.

Sejumlah 51 kendaraan berhasil dijaring anggota kepolisian saat gencar melakukan operasi selama dua hari mulai dari 27-29 Mei 2020.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami mengatakan, sejak mulai dilonggarkan kawasan physical distancing saat pandemi Corona, anggota kepolisian gencar melakukan operasi knalpot brong.

Muhammadiyah Klaten Resmi Laporkan Pencatut Nama Organisasi yang Bubarkan Diskusi FH UGM ke Polres

Masjid di Karanganyar Ini Sekat Shaf Salat Pakai Plastik Guna Antisipasi Corona Selama New Normal

"Setiap hari, tim buru knalpot wor Satlantas Polres Karanganyar secara hunting system mencari pengedara knalpot wor," katanya, Sabtu (30/5/2020).

"Dengan harapan masyarakat Karanganyar sadar, dan menghargai sesama pengguna jalan dengan menggunakan knalpot standar," aku dia membeberkan.

Dia menceritakan, saat ditindak, pengendara sepeda motor knalpot brong yang mayoritas kawula muda itu mengganti knalpot standar dengan knalpot brong supaya terihat keren.

"Sebanyak 51 kendaraan diamankandi Kantor Satlantas Polres Karanganyar. Pemilik kendaraan dapat mengambil setelah menjalani proses sidang. Saat mengambil kendaraan, pemilik juga harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standar. Nanti knalpot brong, kita sita," ujarnya.

AKP Dewi Endah Utami menuturkan, sebelumnya anggota kepolisian sudah gencar melakukan sosialisasi terkait aturan dalam berkendara di sejumlah sekolahan dan melalui Medsos.

Sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ), pengguna knalpot bising diancam pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.

Isi Naskah Surat Instruksi Bupati Karanganyar Batalkan Izin Salat Id di Tempat Umum

Dia menjelaskan, penggunaan knalpot sudah diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 7 Tahun 2009 tentang ambang batas kebisingan kendaraan bermotor tipe baru.

Dalam Permen LH itu disebutkan, batas ambang kebisingan sepeda motor tipe 80 cc ke bawah, maksimal 85 desibel (db), untuk tipe 80 cc-175 cc maksimal 90 db dan kendaraan tipe 175 cc ke atas, maksimal 90 db. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Satlantas Polres Karanganyar Gencar Operasi Knalpot Brong, Sudah 51 Sepeda Motor Ditindak

Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved