Solo KLB Corona

New Normal, Wali Kota Solo Rudy Imbau Tempat Ibadah Jalankan Protap Kesehatan, Jemaah Bisa Dibatasi

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengharapkan selama new normal tempat-tempat ibadah tetap menerapkan protokoler kesehatan Covid-19.

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Wali Kota Solo Rudy meninjau warga yang menjalani rapid test massal setelah ada yang positif Corona di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Solo, Rabu (20/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengharapkan selama new normal tempat-tempat ibadah tetap menerapkan protokoler kesehatan Covid-19.

"Tempat-tempat ibadah persiapan new normal," kata Rudy kepada TribunSolo.com, Sabtu (30/5/2020).

"Tetap menerapkan protokoler kesehatan," imbuhnya membeberkan.

Jaga jarak pun juga harus diperhatikan tatkala menunaikan ritus keagamaan selama new normal.

Jelang Penerapan New Normal, Begini kondisi Mal di Solo, Masuk Suhu Diperiksa hingga Wajib Bermasker

Update Corona Klaten 30 Mei 2020, Rekor Sudah 6 Hari Ini Tidak Ada Penambahan Kasus Positif Covid-19

Ritus keagamaan di gereja, misalnya, umat yang menjalankan ibadah harus bisa saling jaga jarak.

"Tempat duduknya bisa diberi tanda silang sebagai tanda jaga jarak, dan diatur," tutur Rudy.

Pengelola gereja bisa menambah waktu peribadatan guna meminimalisir adanya kerumunan massa.

Selain itu, pembatasan umat yang mengikuti ibadah juga bisa diterapkan selama new normal.

"Misal umatnya ada 500, jam pertama bisa 250, jam kedua 250, atau juga bisa menambah jam ibadah di gereja," terang Rudy.

"Jam ibadah, misalnya, sabtu dulunya satu misa, jadi dua misa, pukul 16.00 dan 18.00 WIB," jelasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved