Virus Corona

Cerita Penerapan New Normal di Korea Selatan: Alami Lonjakan Kasus Corona Setelah Sekolah Dibuka

Beberapa waktu lalu Korea Selatan menjadi satu di antara negara yang telah menerapkan new normal.

AFP/YONHAP/SOUTH KOREA OUT
Ilustrasi - Para petugas dilengkapi pakaian pelindung menyemprotkan cairan desinfektan di sebuah pasar di daerah Daegu, Korea Selatan, menyusul meluasnya wabah virus corona di negara itu, Minggu (23/2/2020). Penyebaran virus corona hingga hari ini, Senin (24/2/2020), semakin menunjukkan peningkatan di sejumlah negara, seperti Italia, Iran, dan Korea Selatan. 

TRIBUNSOLO.COM - Kebijakan new normal kini tengah ramai diperbincangakan di banyak negara.

Beberapa waktu lalu Korea Selatan menjadi satu di antara negara yang telah menerapkan new normal.

Sambut New Normal, Asosiasi Ojol Siapkan Penyekat Khusus Untuk Layani Penumpang

Dikutip Tribunnews dari Sky News, sayangnya setelah ratusan sekolah, museum dan galeri seni sudah dibuka kembali, negara tersebut justru mendapatkan lonjakan kasus.

Akhirnya, Negeri Gingseng itu terpaksa menutup kembali ratusan sekolah, museum dan galeri seni.

Bahkan, tiga hari terakhir setelah menerapkan new normal, terdapat 177 kasus Covid-19 baru yang dilaporkan.

Alhasil, lonjakan kasus tersebut memberikan ancaman yang menakutkan bagi negara lain.

Kegiatan penyemprotan disinfektan di sebuah sekolah di Korea Selatan.
Kegiatan penyemprotan disinfektan di sebuah sekolah di Korea Selatan. (VOA/AP)

Padahal, selama pandemi berlangsung, Korea Selatan menjadi satu di antara negara yang dianggap sukses menangani pandemi.

Diketahui, pada Kamis (28/5/2020), dilaporkan 79 orang telah terinfeksi virus.

Esoknya, sebanyak 58 kasus virus corona baru dilaporkan pada hari Jumat (29/5/2020).

Temuan kasus tersebut muncul di daerah metropolitan Seoul yang padat penduduk.

Halaman
123
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved