Solo KLB Corona

New Normal di Solo : Maaf, Hanya Segini Jumlah Jamaah yang Boleh Masuk ke Masjid Agung Solo

Masjid Agung Solo akan Buka Lagi Saat New Normal, Hanya 3.500 Jamaah Boleh Masuk Masid

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Suasana di Masjid Agung Solo. Foto diambil Minggu (31/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masjid Agung Keraton Solo siap menghadapi masa new normal yang bakal dimulai Juni 2020.

Kepala Takmir Masjid Agung Keraton Solo, Muhtarom menuturkan penerapan protokoler kesehetan telah dilakukan di lingkungan masjid.

Masjid di Karanganyar Ini Sekat Shaf Salat Pakai Plastik Guna Antisipasi Corona Selama New Normal

Solo Tak Kebagian Status Aman New Normal, Pemkot Belum Kepikiran Tiru Taktik ala Tegal

"Masjid Agung siap melaksanakan new normal, protokoler kesehatan sudah diterapkan di seluruh bagian masjid," tutur dia kepada TribunSolo.com, Minggu (31/5/2020).

"Penyemprotan disinfektan juga dilakukan setiap dua sampai tiga hari sekali, jaga jarak sudah kita terapkan, sudah kita siapkan," jelasnya.

Dari pantauan TribunSolo.com, tiap saf yang ada di Masjid Agung Keraton Solo telah diberi tanda jaga jarak.

Jemaah yang menunaikan salat zuhur di masjid tersebut pun tetap menjaga jarak sekira pukul 12.00 WIB.

Selain itu, beberapa hand sanitizer juga telah ditaruh di pintu masuk masjid tersebut.

"Setiap jemaah yang masuk ke masjid juga kami cek suhu tubuhnya menggunakan thermal scan," kata Muhtarom.

Muhtarom mengungkapkan Masjid Agung Keraton Solo bisa menampung kurang lebih 7 ribu jemaah sebelum pandemi Corona.

"Kini kapasitasnya kurang lebih 3.500 jemaah saja karena setiap jemaah harus saling jaga jarak," ungkapnya.

"Namun apabila kedepannya banyak jemaah yang datang kami telah menyediakan tikar yang bisa digunakan untuk salat di halaman masjid," tambahnya.

Pihak Masjid Agung Keraton Solo masih menunggu rekomendasi pemerintah dan Kementerian Agama terkait pelaksanaan salat secara normal.

Salat jumat, misalnya, sampai saat ini belum digelar dan masih menunggu rekomendasi tersebut.

"Prinsipnya Masjid Agung siap, kita masih menunggu rekomendasi pemerintah dan kementerian agama," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved