Solo KLB Corona

Perawat di Sragen Kena Teror Usai Test Pasien Covid, PPNI Sragen Minta Nakes Tak Mogok Pelayanan

DPD PPNI Sragen angkat bicara terkait kasus dugaan intimidasi yang menjerat salah seorang perawat wanita di Kabupaten Sragen.

Tribunnews/Herudin
Ilustrasi : Petugas medis melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test Covid-19 di Terowongan Kendal, Jakarta, Rabu (6/5/2020). Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test Covid-19 massal kepada warga yang melintas di kawasan tersebut guna memastikan kesehatannya dan mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sragen angkat bicara terkait kasus dugaan intimidasi yang menjerat salah seorang perawat wanita di Puskesmas Kedawung, Kabupaten Sragen.

Ketua DPD PPNI Sragen, H SURAMIN menyampaikan pihak tidak bisa membenarkan aksi dugaan intimidasi tersebut.

"Dari DPD PPNI Sragen, tidak membenarkan adanya perbuatan yang dilakukan tersebut," kata Suramin kepada TribunSolo.com, Senin (1/6/2020).

Tak Terima Hasil Swab Tak Sesuai Keinginan, Pasien Corona Intimidasi Perawat Sragen hingga Trauma

DPD PPNI Sragen siap mendukung upaya-upaya yang akan ditempuh Pemerintah Kabupaten Sragen dan kepolisian dalam kasus itu.

"Yang jelas saat ini, kasus sudah ditangani pemerintah daerah, PPNI mendukung upaya pemerintah daerah," ujar Suramin.

Dapat Laporan Perawat di Sragen Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Suramin berharap tenaga-tenaga kesehatan, khususnya perawat tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Teman-teman yang lain, perawat-perawat yang lain, kami minta untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

DPD PPNI juga siap memberikan pendampingan kepada perawat yang diduga mendapatkan intimidasi seusai melakukan uji swab terhadap salah seorang pasien.

"Akan kami dampingi, kami juga sudah bicara dengan yang bersangkutan," kata Suramin.

"Sampai dimana pun DPD PPNI Sragen akan mendampingi yang bersangkutan dalam menghadapi ancaman-ancaman seperti itu," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ilham Oktafian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved