Solo KLB Corona

Buntut Intimidasi Perawat di Sragen, Polisi Panggil 4 Saksi untuk Korek Siapa Aktor di Balik Teror

Polres Sragen menindaklanjuti dugaan intimidasi perawat yang menangani kasus Covid-19 di Puskesmas Kedawung.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI : Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polres Sragen menindaklanjuti dugaan intimidasi perawat yang menangani kasus Covid-19 di Puskesmas Kedawung.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, sudah mendapatkan laporan tersebut dua hari yang lalu.

"Kami sudah dapat laporan dan melakukan penyelidikan," kata AKBP Raphael ditemui di Solo, Selasa (2/6/2020).

"Kasus ini kita tindaklanjuti," papar dia menekankan.

Dikatakan, sudah ada empat orang saksi yang sudah dipanggil Polres Sragen.

Perawat di Sragen Kena Teror Usai Test Pasien Covid, PPNI Sragen Minta Nakes Tak Mogok Pelayanan

Tak Terima Hasil Swab Tak Sesuai Keinginan, Pasien Corona Intimidasi Perawat Sragen hingga Trauma

Namun, Kapolres Sragen AKBP Raphael tidak merinci soal hasil pemeriksaan dan siapa saja yang dipanggil.

Menurutnya, penelusuran orang yang melakukan intimidasi tersebut masih dilakukan.

"Kita belum tahu siapa di balik itu," papar dia.

Dia menambahkan, dari informasi di lapangan perawat diintimidasi  usai melakukan rapid test di wilayah tempatnya bekerja.

Setelah melakukan rapid test itu, ada pesan masuk yang menyatakan sudah mengetahui identitas perawat tersebut dan korban ditakuti dengan kata akan menerima akibatnya.

Halaman
123
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved