Breaking News:

Haji 2020 Dibatalkan

Calhaj Yang Tarik BPIH Penuh Bakal Tak Dapat Jatah Tahun Depan ? Ini Penjelasan Kemenag Klaten

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Muhammad Yusuf menjelaskan para calon haji (calhaj) bisa menarik BPIH.

Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM/ ASEP ABDULLAH ROWI
Ilustrasi : Umat muslim saat menunaikan ibadah di Kabah di Mesjid Raya di kota suci Mekah, Arab Saudi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN –Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementerian Agama Kabupaten Klaten, Muhammad Yusuf menjelaskan para calon haji (calhaj) bisa menarik biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).

Itu menyusul keputusan pemerintah yang membatalkan ibadah haji 2020 lantaran pandemi Corona yang belum juga menunjukkan tren penurunan.

Adapun sebanyak 1181 calhaj asal Kabupaten Klaten batal berangkat tahun ini.

"Bagi calon jemaah Ibadah Haji 2020 yang dibatalkan berangkat di tahun ini, bisa menarik BPIH," ungkap Yusuf kepada TribunSolo.com, Selasa (2/6/2020).

Alasan Umum Orang Merasa Terjebak dalam Hidupnya dan Bagaimana Cara Mengatasinya

Hamil Lagi, Chelsea Olivia Cerita Sempat Dibuat Khawatir Perutnya Alami Ketegangan selama 5 Hari

Yusuf menjelaskan penarikan BPIH bisa secara keseluruhan atau hanya menarik biaya pelunasannya saja.

"Bagi calhaj 2020 yang ini bisa menarik secara keseluruhan maupun hanya biaya pelunasannya, silahkan," jelasnya.

Yusuf menuturkan bagi calhaj yang menarik BPIH secara penuh tidak menerima kursi haji di tahun depan.

"Namun, bagi jemaah haji 2020, yang hanya menarik biaya pelunasan BPIH, masih bisa memperoleh kursi haji di tahun mendatang," tuturnya.

Adapun besaram BPIH di tahun ini sejumlah Rp 35.907.000 dengan rincian, biaya uang muka sebesar Rp 25.000.000 dan biaya pelunasan sebesar Rp 10.907.000.

"Bagi calon jamaah haji 2020 yang akan menarik keseluruhan, kami anggap mengundurkan diri dari ibadah haji ditahun mendatang," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved