Haji 2020 Dibatalkan

Di Klaten, Ada 1.181 Calon Haji yang Batal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini karena Pandemi Corona

Yusuf mengatakan ada sebanyak 1.181 calon jamaah haji yang sudah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) di Klaten.

TribunSolo.com/Asep Abdullah
ILUSTRASI : Jemaah haji asal Indonesia tengah menjalankan rangkaian ibadah di Mina saat pelaksanan ibadah haji 2019 di Arab Saudi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Indonesia mengumumkan pembatalan ibadah haji 2020, Selasa (2/6/2020).

Sebanyak 1.181 calon haji asal Kabupaten Klaten terpaksa batal berangkat tahun ini, menyusul kebijakan pemerintah terkait pembatalan ibadah haji 2020.

Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kementrian Agama Klaten, Muhmmad Yusuf membenarkan hal tersebut.

"Pemerintah pusat meniadakan, rencana penyelenggraan ibadah haji di tahun ini karena masih pandemi Covid-19 yang belum usai," ungkap Yusuf kepada TribunSolo.com.

Haji 2020 Batal, Pengurus Asrama Haji Donohudan : Kalau Dipaksakan, Lebih Banyak Mudaratnya

Persiapan Sudah Jauh Hari, Pengurus Asrama Donohudan Legowo Ibadah Haji 2020 Batal Karena Corona

Yusuf mengatakan ada sebanyak 1.181 calon jamaah haji yang sudah melunasi Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPIH) di Klaten.

"Di sini terdapat 1.181 calon haji yang sudah melunasi BPIH tahun ini," ucap Yusuf.

"Maka sebanyak itu batal berangkat tahun ini," aku dia. 

Yusuf menjelaskan pelunasan biaya BPIH yang ditetapkan sebesar Rp 35.907.000, per orang.

"Pelunasan biaya peyelenggaraan ibadah haji sekitar Rp 35.907.000, terdiri dari uang muka sebesar Rp 25.000.000 dan sisannya untuk biaya pelunasan," tutur Yusuf.

Lebih lanjut dia menerangkan, pihaknya pun menginformasikan pembatalan kepada calohn haji 2020.

Kuatkan Calon Jemaah Haji Yang Gagal Berangkat Karena Pandemi Corona, Kemenag Solo Beri Pendampingan

Ibadah Haji 2020 Resmi Dibatalkan, Menag: Setoran Pelunasan Dapat Diminta Kembali Jika Dibutuhkan

"Kami sudah menginformasikan kepada calon jamaah lewat pesan WhatsApp terkait penundaan jamaah haji," ujar Yusuf.

Bahkan pihaknya akan mengembalikan paspor ke calon jamaah haji 2020.

"Kami akan mengembalika ke jamaah haji di tahun ini, segera," terang dia. (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved