Breaking News:

Tewas Akibat Benang Layangan Putus

Update Temuan Polisi Soal Pemotor di Solo Tewas Terjerat Benang Layangan hingga Leher Nyaris Putus

Polisi menyatakan kecelakaan yang menyebabkan pemotor Kawasaki Ninja YBS (21) tewas terjerat benang di Solo adalah laka tunggal.

Penulis: Ryantono Puji Santoso | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Polisi melakukan olah TKP kejadian di Jalan Tangkuban Perahu, tepatnya depan kantor Pos Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jumat (12/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polisi menyatakan kecelakaan yang menyebabkan pemotor Kawasaki Ninja YBS (21) tewas karena terjerat benang layangan putus di Jalan Tangkuban Perahu Solo adalah laka tunggal.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Afrian Satya Permadi mengatakan, pihaknya sudah mendalami dan olah TKP kejadian kecelakaan Kamis (11/6/2020) yang dialami YBS warga Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari di depan kantor Pos Mojosongo, Kecamatan Jebres itu.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan petugas kepolisian, sudah dipastikan keterangan saksi dengan kejadian di lapangan.

Buntut Ikut Pemakaman Jenazah Covid-19, 3 Warga Bayat Klaten Dijemput dan Dirawat di Ruang Isolasi

Video Pemotor Solo Lehernya Nyaris Putus Akibat Benang Viral di Medsos, Tetangga : Kasihan Keluarga

"Olah TKP tadi melihat situasinya dan saksinya," jelas Kompol Afrian kepada TribunSolo.com, Jumat (12/6/2020).

"Merupakan laka tinggal," kata Kompol Afrian.

Kompol Afrian menerangkan, kejadian ini menjadi perhatian di mana petugas di lapangan untuk menelusuri adanya benang yang membahayakan sehingga menyebabkan pengendara meninggal dunia.

"Kemarin malam kami sudah telusuri juga, kami koordinasikan dengan Satpol PP," terang dia.

Sebelumnya petugas Satlantas Polresta Solo melakukan olah TKP kejadian pukul 09.30 WIB.

Mereka datang menggunakan satu mobil lalu lintas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga melakukan wawancara dengan saksi warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Kanit Laka Satlantas Polresta Solo IPTU Maryono mengatakan, mereka mencari data-data soal kecelakaan yang membuat pengendara meregang nyawa karena benang layangan.

"Kita mencari keterangan saksi dan tadi sudah sama dengan kejadian," jelas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved