Ahli Psikosomatik Sarankan Perbanyak Dengar Musik Favorit di Tengah Pandemi, Ini Alasannya

"Musik yang memiliki ritme atau tempo lambat akan membuat seseorang menjadi rileks," kata Rudi dalam siaran BNPB, Minggu (21/4/2020).

Editor: Hanang Yuwono
sprinklesisdelicios.deviantart.com
Ilustrasi 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Pakar Psikosomatik dr. Rudi Putranto menilai mendengarkan musik yang menyenangkan akan memperbaiki perasaan seseorang dan membuat tenang, terutama di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Musik yang memiliki ritme atau tempo lambat akan membuat seseorang menjadi rileks," kata Rudi dalam siaran BNPB, Minggu (21/4/2020).

Selain dapat memperbaiki daya tahan tubuh, Rudi Putranto mengatakan musik favorit yang didengarkan juga akan membantu mengontrol tingkat stres.

Cara Aman Membeli Hewan Kurban Agar Tak Terinfeksi Corona, Berikut Penjelasannya

Keluarga Minta Bongkar Makam Pasien PDP di Bengkulu, Hasil Swab Tes Negatif Corona, Makam Dipindah

Apalagi, jika seseorang mengikuti alunannya sembari bernyanyi.

Ilustrasi Meditasi
Ilustrasi Meditasi (Pexels)

"Ini sangat bermanfaat. Kalau dengar musik dan nyanyi bersama-sama, itu akan meningkatkan ikatan silaturahim. Menyanyi di rumah secara virtual juga itu sangat bermanfaat," lanjutnya.

Rudi juga menyebutkan kegiatan positif lainnya selain mendengarkan musik, di antaranya memasak, menulis, atau berolahraga.

Kegiatan-kegiatan semacam itu akan membantu seseorang tak lagi berpikir negatif.

"Sesuatu yang negatif akan tersimpan dalam otak kita. Kalau berulang-ulang memikirkan itu, berbagai organ akan terganggu, misalnya dapat memicu denyut jantung, sesak napas, perut tidak enak termasuk sistem kekebalan," pungkasnya. (Reza Deni)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Cemas di Masa Pandemi Covid, Ahli Psikosomatik: Musik Bisa Bikin Perasaan Tenang

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved