Wakapolres Karanganyar Diserang

Pasca Aksi di Lereng Lawu, Polresta Surakarta Tingkatkan Keamanan Mako

"Dalam peningkatkan seperti dalam melaksanakan kegiatan menggunakan alat proteksi," ucap Andy.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Kapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Selasa (24/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Polresta Surakarta tengah meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan.

Hal tersebut menyusul penyerangan Wakapolres Karanganyar di pendakian Cemoro Kandang, Tawangmangu, Karanganyar, Minggu (21/6/2020).

Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Andy Rifai mengatakan pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan terkait masalah pengamanan markas komando (Mako).

Pasca Aksi di Lereng Lawu, Polres Boyolali Perketat Keamanan, Personel Tak Boleh Sendirian

Pihaknya mengaku mempunyai sistem keamanan Mako yang bernama Sistem Pengamanan (Sispam) markas.

Dalam Sispam ini, juga mengatur terkait dalam pelaksanaan kegiatan Kepolisian di lapangan.

"Dalam peningkatkan seperti dalam melaksanakan kegiatan menggunakan alat proteksi," ucap Andy.

Dalam pengamanannya, Andy mengatakan akan menurunkan anjing pelacak sebagai penjagaan.

Fakta Terbaru Penyerangan Polisi Karanganyar : Pasca Aksi, Pengamanan Polres Diperketat

"Untuk anjing polisi, kami hanya terjunkan pada ada kegiatan tertentu saja, " kata Andy.

Penyerang Wakapolres Karanganyar Diduga Napiter Jaringan Bom Thamrin, Pakar Terorisme Beri Saran Ini

Peningkatan sispam dalam tubuh Polresta, baik peningkatan keamanan Mako dan penguatan anggota Kepolisian bukan lantas pihak kepolisian takut dengan adanya kejadian tersebut.

Pengamanan tersebut tak lantas mengasosiasikan pihak Polresta Surakarta takut pada aksi teror.

"Kami tidak takut, hanya saja untuk meningkatkan kewaspadaan kita," ujar Andy.  (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved