Wakapolres Karanganyar Diserang

Kesaksian Tetangga Penyerang Wakapolres Karanganyar : Sempat Menghilang Sejak Akhir Tahun 2019

Pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni, Karyono Widodo (46) ternyata baru keluar dari penjara pada Juli 2019 atas kasus terorisme.

TribunSolo.com/Adi Surya
Polisi berjaga di sekitar garis police line saat Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfhi meninjau TKP yang menjadi lokasi penyerangan yang menyasar rombongan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di depan Pos Pendakian Gunung Lawu Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Minggu (21/6/2020). 

"Target yang lain apa? belum terlalu signifikan, memang semua dialihkan ke situ (polisi)," tambahnya.

Menurutnya, itu dipicu lantaran beredarnya foto-foto yang melibatkan personel kepolisian saat giat di pintu masuk jalur pendakian via Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar tersebut. "Selama ini masih ada, misalnya beredar foto kepolisian, itu membuat semangat tinggi mereka melakukan balas dendam," kata Tayyip.

"Maka penting untuk tidak menyebarkan foto-foto itu, kalau sampai disebarkan itu bisa memunculkan potensi agitasi baru," papar dia.

"Mereka bisa semakin semangat melakukan aksi balas dendam," tutupnya.

Hal itu juga dibenarkan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah, Kombes Wihastono Yoga Pranoto kepada wartawan melalui pesan singkat, Senin (22/6).

Wihastono menjelaskan jika pelaku dalam kasus bom Thamrin tersebut merupakan kelompok Ciamis. Kelompok tersebut, kata Wihastono terkait dalam pencarian senjata api rakitan.

 "Kelompok radikal Ciamis dan terkait pencarian senpi rakitan di Sumatera," jelasnya.

Wihasto mengungkapkan, Densus 88 masih menyelidiki motifnya menyerang polisi di kawasan Gunung Lawu kemarin siang. Termasuk soal kemungkinan Karyono beraksi tak sendirian.

"Masih lidik pihak Densus apakah pelaku bergerak sendiri atau berkelompok," tegasnya.

Sementara itu, dari pantauan Tribun Jateng sehari pasca aksi penyerangan, tampak personel Brimob dilengkapi senjata dan mobil barracuda berjaga di halaman Mapolres Karanganyar.

"Ada bantuan dari personel Brimob, peningkatan pengamanan dilakukan baik di Mapolres dan Polsek. Personel juga dilengkapi alat pelindung rompi dan senjata," pungkasnya.

(Tribun Network/adi/gus/ais/dtc/wly)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kesaksian Tetangga Terakhir Kali Bertemu Karyono Penyerang Wakapolres Karanganyar: Sempat Menghilang.

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved