Breaking News:

Solo KLB Corona

Penjual Bakso Ojek Keliling Asal Tulung Positif Corona, 13 Anggota Keluarga Di-swab

Sebanyak 13 warga Kecamatan Tulung bakal menjalani uji swab lantaran memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
ILUSTRASI : Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan swab test Covid-19 di Pasar Bogor, Selasa (12/5/2020). Seorang pedagang dinyatakan positif Corona setelah mengikuti rapid test Covid-19 massal yang digelar Badan intelijen Negara (BIN) di Pasar Bogor kemarin. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN – Sebanyak 13 warga Kecamatan Tulung bakal menjalani uji swab lantaran memiliki riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial S (55).

Adapun mereka merupakan anggota keluarga besar pasien tersebut.

Camat Tulung, Suyamto mengatakan ke-13 warga tersebut merupakan hasil tracing pasien S.

"Dari hasil tracing kami terhadap pasien S asal Tulung, terdapat 13 orang yang akan melakukan uji swab," ucap Suyamto kepada TribunSolo.com, Selasa (23/6/2020).

Demi Buktikan Cinta pada Kekasih Barunya, Pria Ini Nekat Bunuh Mantan Pacar di Hutan

Berawal Minta Dibelikan Es, Seorang Ayah Tega Aniaya 2 Anak Tirinya hingga Tewas Karena Sakit Hati

Ramalan Zodiak Selasa 23 Juni 2020: Virgo Perhatikan Langkahmu Hari Ini, Leo Jangan Lupa Berdoa

Berkaitan dengan waktu pelaksanaan uji swab, Suyamto mengatakan itu telah dijadwalkan selama 3 hari. 

Itu dilakukan mulai Senin (22/6/2020) sampai Rabu (24/6/2020) di RSD Bagas Waras.

"Kemarin 6 orang sudah dilakukan swab, rencanannya hari ini ada 4 orang, dan besoknya ada 3 orang," ujar Suyamto.

Selain itu, Suyamto juga mengatakan sejumlah 117 orang bakal menjalani uji rapid test, Jumat (26/6/2020)

Hal ini mengingat 117 orang ini merupakan tetangga yang sempat menjenguk pasien S usai dirawat di PKU Muhammadiyah Jatinom.

"Selain ke 13 orang yang akan diswab, ada 117 orang yang bakal di lakukan rapid test Jumat ini," kata Suyamto.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun TribunSolo.com, S merupakan seorang tukang bakso keliling.

S memiliki riwayat penyakit jantung dan paru-paru.

Ia juga sempat berobat ke PKU Jatinom sebelum dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten sejak Minggu (14/6/2020). (*)

Penulis: Mardon Widiyanto
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved