Berita Solo Terbaru

Persatuan Tinju Amatir di Solo Raya Tegaskan Pelaku Pencabulan Asal Sragen Bukan Pelatih Tinju

Perkumpulan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Solo Raya meluruskan jika pelaku pencabulan berinisial K (60) bukanlah pelatih tinju.

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA SAMODRA
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi bersama pelaku pencabulan di bawah umur berinisialisasi K saat jumpa pers di Mapolres Karanganyar, Senin (22/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perkumpulan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Solo Raya meluruskan jika pelaku pencabulan berinisial K (60) bukanlah pelatih tinju.

Adapun pelaku yang ditangkap Polres Karanganyar itu, tidak terdaftar di Pertina Solo Raya.

Diberikan kemarin, K nekat melakukan tindak pencabulan dibawah umur terhadap seorang gadis berinisial ER (15).

Ketua Umum Pertina Pengkab Sukoharjo Nursito Wijaya mengatakan, Pertina Solo Raya keberatan dan merasa dirugikan dengan mengakunya K sebagai seorang pelatih tinju.

Iming-Imingi Boneka Beruang Pink, Pelatih Tinju Asal Sragen Cabuli Gadis Dibawah Umur Hingga Hamil

Petinju Ini Pernah Dibabat Mike Tyson dalam 91 Detik, Begini Curhatannya

"Mohon tidak menyebut nama pelatih tinju karena yang bersangkutan hanya partisipan di pertinjuan Jateng," kata Nursito saat menggelar jumpa pers, Selasa (23/6/2020).

"Perbuatan dilakukan diluar kegiatan yang dilakukan Pertina," jelas dia.

Selain itu, efek dari pengakuan K ini yakni kepercayaan orangtua akan berkurang pada pelatih tinju.

"Orangtua akan waswas, khawatir sehingga boleh jadi tak izinkan anak perempuannya latihan tinju," kata dia.

Pihak sekolah juga bisa terdampak, sehingga menghentikan kegiatan tinju di lingkungan sekolahnya atau meminta murid perempuannya menjauhi tinju.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved