Virus Corona

Soal New Normal di Jateng, Ganjar Pranowo: Jangan Tergesa-gesa Mendingan Siapkan Norma-normanya Dulu

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo baru-baru ini memberikan tanggapan soal kebijakan new normal di beberapa daerah.

TRIBUN JATENG
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengenakan masker saat melakukan sidak di ruang isolasi RS Moewardi Surakarta, Rabu (4/3/2020), terkait kesiapan mengantisipasi situasi terburuk menghadapi virus corona. 

TRIBUNSOLO.COM - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo baru-baru ini memberikan tanggapan soal kebijakan new normal di beberapa daerah.

Dikutip dari tayangan Kompas TV, Ganjar Pranowo mengingatkan jajaran pemerintah daerah di lingkup Jawa Tengah untuk tidak terburu-buru menerapkan new normal.

Sering Dikonsumsi Masyarakat Indonesia, Ini Daftar Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat New Normal

Menurut Ganjar menyiapkan dan mengedukasi norma kepada masyarakat menjadi langkah yang harus lebih diutamakan.

"Kalau saya bilang jangan tergesa-gesa mendingan siapkan normanya dulu kesepakatan masyarakat dengan edukasi. Tidak lengah. Pertimbangkan grafik (jumlah kasus Corona)-nya seperti apa," ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Jangan karena melandai baru satu dua hari kemudian kita bicara normal baru, kalau sudah melantai, melantai itu sudah di bawah landai dan sudah konstan setidaknya dalam 14 hari berturut-turut sukur sukur dalam satu bulan itu jauh lebih baik" tambahnya.

Ganjar pun mengingatkan kepada Bupati, Wali Kota dan pemimpin sektoral termasuk dunia usaha swasta di Jawa Tengah untuk menyiapakan normanya.

"Tolong siapkan saja sarana prasarana kebiasaan norma-normanya agar masyarakat terbiasa minimal masker" ujarnya.

Gubernur Jawa Tengah ini juga menyinggung soal aktivitas berolahraga yang kini mulai ramai dari bersepeda hingga jogging.

Ganjar memberikan masukan agar memperhatikan masker yang digunakan saat olahraga jangan sampai mengganggu kita dalam bernapas.

"Itu sering kali mereka olahraga tapi maskernya ditutup penuh, kalau ditutup penuh gabisa napas, maka ambil jaga jarak yang baik kemudian tidak ada kanan kirinya, anda boleh buka, begitu selesai olahraga ya jangan bergerombol jaga jarak juga, begitu istirahat pakai lagi maskernya" tambah Ganjar.

Seruan menggunakan masker saat berolahraga ini sepertinya sejalan dengan ungkapan Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, mengungkap jika ada 2 warganya yang meninggal saat bersepeda mengguakan masker.

Waspada Gowes Pakai Masker, Wali Kota Semarang Sebut 2 Warganya Meninggal saat Bersepeda

Dua warga Kota Semarang meninggal sesak nafas lantaran olahraga gowes sambil mengenakan masker.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved