Mobil Seruduk SPBU Baron

Sempat Berhenti Beroperasi Ditabrak Mobil, Kini SPBU Wawali Kota Solo Purnomo Sudah Beroperasi Lagi

Sempat mengalami kerusakan parah pada salah satu mesin pengisian BBM, kini SPBU Baron milik Achmad Purnomo beroperasi seperti biasanya.

TribunSolo.com/Istimewa
Kondisi pom bensin Baron milik Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo usai ditabrak pengemudi mobil Daihatsu Terios AD-8558-RH di Jalan Bhayangkara Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Senin (22/6/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Sempat mengalami kerusakan parah pada salah satu mesin pengisian BBM, kini SPBU Baron milik Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo beroperasi seperti biasa.

Purnomo mengungkapkan, usai tragedi pengendara mobil Daihatsu Terois bernomor polisi AD-8558-RH menabrak pom bensin di Jalan Bhayangkara Kelurahan Panularan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Senin (22/6/2020) malam, operasional sempat dihentikan.

"Berhenti beroperasi dari malam saat kejadian sampai siang hari pada hari berikutnya sudah beroperasi," kata dia kepada TribunSolo.com, Rabu (24/6/2020).

Meski Penabrak SPBU Miliknya Tersangka,Wawali Kota Solo Purnomo Ingin Selesaikan Secara Kekeluargaan

Buntut Ada Anggota Keluarga Perangkat Desa Ngarum di Sragen Dapat BST Corona, Kini Dimediasi Pemkab

"Sekarang sudah normal lagi operasinya," jelasnya menekankan.

Namun, kondisi mesin yang ditabrak mobil itu sampai saat ini belum diperbaiki.

Harga mesin tersebut kisaran Rp 250 juta.

Purnomo mengatakan, ada tiga orang yang posisinya menjadi korban saat ada mobil menyeruduk pom bensin miliknya itu.

Tiga orang tersebut adalah pengawas SPBU, operator SPBU, dan konsumen (pembeli).

Dijelaskan Purnomo bahwa konsumen dan karyawan yang jadi korban masih dia biayai pengobatannya.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved