Pilkada Solo 2020

Bukan Purnomo, Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo Minta Rekomendasi Jatuh ke Gibran Putra Jokowi

Kader banteng yang mengatasnamakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo menyatakan sikap mendukung penuh putra Presiden Joko Widodo (Jokowi).

TribunSolo.com/Ryantono Puji
Wakil Ketua 1 PAC PDIP Kecamatan Banjarsari, Aryanto Rinto Suryono (pegang mik) tengah menyampaikan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka putra Presiden Jokowi di RM Dapur Ndeso Nogori Mbak Yun, Jalan Dr Cipto Mangankusumo Nomor 42, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (26/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kader banteng yang mengatasnamakan Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo menyatakan sikap mendukung penuh putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, Jumat (26/6/2020).

Adapun dukungan dipimpin Wakil Ketua 1 PAC PDIP Kecamatan Banjarsari, Aryanto Rinto Suryono di RM Dapur Ndeso Nogori Mbak Yun, Jalan Dr Cipto Mangankusumo Nomor 42, Kelurahan Mangkubumen, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.

Aryanto Rinto Suryono mengatakan, dirinya masih menjadi struktur di PAC PDIP Kecamatan Banjarsari.

Selain menyatakan sikap mendukung Gibran, pibhaknya juga menyoroti pengunduran diri Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa dalam Pilkada Solo yang akhirnya dianulir oleh DPC PDIP Solo.

Reaksi Rudy Tanggapi Survei Gibran Kalahkan Senior PDIP Solo : Gak Masalah yang Penting Tetap Kerja 

Gibran 55 Persen, Purnomo Ogah Buat Survei Tandingan Meski Dirinya 36 Persen Versi Solo Raya Polling

Meskipun pada 28 Mei 2020 Purnomo mengirimkan surat pengunduran diri sebagai Calon Wali Kota Solo dari PDIP Solo.

"Pengunduran diri didukung penuh Ketua DPC PDI Perjuangan Solo," papar dia.

"Selanjutnya pada 6 Juni 2020 terjadi penolakan pengunduran diri Achmad Purnomo oleh DPC PDI Perjuangan Solo," jelasnya menekankan.

Berdasarkan sikap tersebut, Komunitas Pejuang Demokrasi PDIP Solo menilai ada dinamika politik yang tidak sehat dalam pencalonan Achmad Purnomo.

Hal tersebut memperhatikan sikap yang ditunjukkan Achmad Purnomo.

"Dia menyatakan mundur berarti hati nuraninya sudah ada niat tidak bersedia dicalonkan sebagai balon wali kota solo," jelas dia.

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved