Berita Sukoharjo Terbaru

450 Prajurit Yonif 413/Bremoro Berangkat ke Papua Saat Pandemi Corona, Ini Alasannya

"Saya berharap berangkat dengan penuh kehormatan dan pulang dengan suatu kebanggaan," tandasnya.

Penulis: Ilham Oktafian | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Ilham
450 pasukan Yonif 413/Bremoro akan diberangkatkan dari Sukoharjo ke daerah perbatasan Indonesia di Provinsi Papua. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ilham Oktafian

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kondisi pandemi Corona saat ini tak menyurutkan semangat pasukan Yonif 413/Bremoro yang bermarkas di Sukoharjo untuk menerjunkan 450 prajuritnya ke perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Komandan Kodim/0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengungkapkan, ratusan prajurit tersebut diberangkatkan di perbatasan Papua Nugini lantaran masih ada Kelompok Separatis Bersenjata (KSB).

"Disana masih ada kelompok KSB," ujarnya pada Sabtu (27/6/2020).

Berangkat ke Papua Saat Pandemi Corona, 450 Pasukan Yonif 413/Bremoro Tempuh Jalur Laut

Ikut Lepas 450 Prajurit Yonif MR 413/Bremoro ke Perbatasan Indonesia, Bupati Wardoyo Naik Tank

"Kita terjunkan 450 prajurit untuk mengambil hati rakyat agar tetap setia pada NKRI," imbuhnya.

Selain kelompok separatis, perbatasan antara Indonesia dan Papua Nugini juga rawan tindak pidana kriminal seperti penyelundupan minuman keras.

"Wilayah kegiatan ilegal, baik ilegal loging penyelundupan miras, ganja," katanya.

Ditambahkan oleh Letkol Inf Chandra jika keberangkatan akan berlangsung pada Minggu (28/6/2020) dengan menempuh jalur laut.

Sedianya 450 personelnya akan tersebar di dua Kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Keerom.

Ia berharap kelancaran operasi meneyertai semua personel prajurit Yonif 413 Bremoro.

"Saya berharap berangkat dengan penuh kehormatan dan pulang dengan suatu kebanggaan." tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved