Cerita Pilu ABG di Koja Difoto Lalu 'Dijual' Muncikari Lewat Aplikasi Chat, Tarifnya Rp 300-400 Ribu

Remaja-remaja perempuan di Koja dijadikan pekerja seks komersial (PSK). Mereka difoto lalu dipasarkan lewat aplikasi MiChat.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pekerja seks komersial (PSK) 

TRIBUNSOLO.COM- Remaja-remaja perempuan di Koja dijadikan pekerja seks komersial (PSK).

Mereka difoto lalu dipasarkan lewat aplikasi MiChat.

Tarifnya antara Rp 300-400 ribu.

Bayi Tanpa Tangan dan Kaki Lahir di India, Diduga Faktor Kelainan Genetik yang Langka

Wabah Corona, Waria PSK Masih Keluyuran di Bendung Tirtonadi Solo : Kondom Bekas Berserakan

Pihak kepolisian baru saja melakukan penangkapan terhadap tiga muncikari yang menjajakan sejumlah remaja sebagai PSK.

Mereka yang ditangkap adalah Dian Novianti, Kamsa Nur Cholis, dan Suryadi.

Ketiganya ditangkap di rumah kos di Pondok Impian, Simpang Lima Semper, Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara pada Sabtu (13/6/2020).

Para pelaku ditangkap setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari warga.

Mengutip dari berbagai sumber, berikut ini fakta-fakta penangkapan muncikari yang menjajakan anak di bawah umur.

Jajakan anak di bawah umur

Kapolsek Koja Komisaris Polisi Cahyo mengatakan, tiga muncikari tersebut menjajakan gadis-gadis di bawah umur.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved