Solo KLB Corona

Idul Adha Ditengah Pandemi, DPKPP Solo Bakal Sosialisasi Online, Bikin Tutorial Penyembelihan Hewan

Untuk mensiasati hal tersebut, Dinas DPKPP Kota Solo bakal membuat video tutorial penyembelihan hewan kurban.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kabid Kesehatan Hewan dan Kesmavet DPKPP Kota Solo, Evi Wulandari, melalukan pengecekan fisik hewan kurban di MTA Mojosongo, Solo, Selasa (29/8/2017) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Idul Adha 2020 akan berlangsung berbeda dari tahun sebelumnya, hal tersebut berkait dengan keadaan pandemi corona.

Sejumlah hal tentu akan disesuaikan, termasuk urusan sosialisasi.

Untuk mensiasati hal tersebut, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Solo bakal membuat video tutorial penyembelihan hewan kurban.

Penyembelihan tersebut tetap memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19.

Idul Adha Ditengah Pandemi, Hewan Kurban Bakal Uji Swab? Ini Penjelasan Dinas Pertanian Kota Solo

Idul Adha Saat Pandemi, Jagal Hewan Harus Ber-KTP Solo, Evi :Kalau Luar Kota Harus Bawa Surat Sehat

Idul Adha 2020 Saat Pandemi Corona, Jumlah Jagal Hewan Kurban di Solo Bakal Dibatasi Hanya 4 Orang

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat DPKPP Kota Solo, Evi Nur Wulandari menyampaikan proses pembuatan video tersebut akan dilaksanakan akhir Juni 2020.

"InsyaAllah kita bikin, sudah direncana akhir Juni nanti setelah itu kita share ke masyarakat via whatsapp dan instagram," terang Evi kepada TribunSolo.com, Minggu (28/6/2020).

Rencananya, video tersebut akan disebarluaskan pada pertengahan Juli 2020.

"Mungkin pertengahan Juli, kita viralkan video tata cara penyembelihan hewan kurban dengan memperhatikan protokoler kesehatan Covid-19," ucap Evi.

"Takmir-takmir juga kita sosialisasikan terkait itu," tambahnya.

Selain itu, petugas pemotongan daging hewan kurban juga akan mendapat sosialisasi berkaitan cara membedakan daging sebelum Idul Adha 2020.

"Kita akan melaksanakan sosialisasi kepada ibu-ibu terutamanya, untuk bisa menangani daging hewan kurban," jelas Evi.

"Ada sosialisasi cara membedakan daging, bagaimana membedakan daging kambing, sapi, ayam, dan babi, termasuk penanganan daging bagaimana," pungkasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ilham Oktafian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved