Solo KLB Corona

Idul Adha Ditengah Pandemi, Hewan Kurban Bakal Uji Swab? Ini Penjelasan Dinas Pertanian Kota Solo

"Kita juga akan melibatkan ahli-ahli kedokteran hewan untuk rekomendasi bagaimana langkah-langkah ke depannya," terang Evi

TRIBUNSOLO.COM/ADI SURYA
Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, wakili Pemkot Solo menyerahkan sapi kepada perwakilan pengurus Masjid Baitul Hikmat, Harjana di Halaman Kompleks Balai Kota Surakarta, Minggu (11/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kota Solo tengah mempertimbangkan perlu tidaknya hewan kurban di-swab test.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPKPP Kota Solo, Evi Nur Wulandari beralasan jenis virus Corona yang ada di hewan dan manusia berbeda.

"Corona di hewan beda, apalagi kalau kambing sama sapi coronanya beda, coronanya jenisnya alpha corona, itu mungkin menyebabkan diare," terang Evi kepada TribunSolo.com, Minggu (28/6/2020).

"Itu beda dengan manusia yang beta corona," tambahnya.

Pantau Kesehatan Hewan Kurban, Dinas Pertanian Solo Terjunkan 50 Petugas, Bakal Dibekali APD Lengkap

Idul Adha Saat Pandemi, Jagal Hewan Harus Ber-KTP Solo, Evi :Kalau Luar Kota Harus Bawa Surat Sehat

Idul Adha 2020 Saat Pandemi Corona, Jumlah Jagal Hewan Kurban di Solo Bakal Dibatasi Hanya 4 Orang

Evi mengaku pihaknya belum ada kebijakan uji swab terhadap hewan yang akan disembelih.

"Kami belum ada kebijakan memeriksa swab hewan terutama ternak untuk disembeli nanti," akunya.

Meski begitu, Evi menyampaikan pihaknya tetap akan mempelajari lebih lanjut sebelum akhirnya memutuskan secara final perlu tidaknya hewan kurban di-swab test.

"Itu akan kami pelajari kembali kemarin-kemarin virus corona antara hewan ternak dan manusia beda," kata dia.

"Kita cari literaturnya perlu atau tidak, karena ada semacam perbedaan genetik virus corona," tambahnya.

DPKPP Kota Solo, lanjut Evi, juga akan meminta saran ahli kedokteran hewan

"Kita juga akan melibatkan ahli-ahli kedokteran hewan untuk rekomendasi bagaimana langkah-langkah ke depannya," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved