Breaking News:

Solo KLB Corona

Wonogiri Dinyatakan Zona Hijau, Bupati Belum Terapkan New Normal: Minta Masyarakat Tetap Waspada

"Kita sudah ditetapkan pemerintah masuk zona hijau, sehingga harus ada kebijakan baru," kata dia.

TribunSolo.com/Agil
Bupati Wonogiri Joko Sutopo,saat ditemui di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Minggu (31/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri belum terburu-buru terapkan new normal.

Padahal, saat ini Kabupaten Wonogiri telah ditetapkan sebagai wilayah di Solo Raya yang masuk zona hijau.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, masih berhati-hati dalam mengambil kebijakan terkait status baru ini.

Bus Tingkat Werkudara Mengaspal Lagi, Selama Pandemi Corona Anak 15 Tahun ke Bawah Tak Boleh Naik

Rawan Jadi Pusat Persebaran Covid-19, Simak Protokol Kesehatan di Salon atau Tempat Cukur Rambut

"Kita sudah ditetapkan pemerintah masuk zona hijau, sehingga harus ada kebijakan baru," kata dia.

"Dengan zona baru ini kita lakukan rapat koordinasi untuk menganalisis, untuk membuat rekomendasi kebijakan yang nanti bisa kita pilih untuk diterapkan," imbuhnya.

Untuk saat ini, pria yang akrab disapa Jekek itu, ingin mempertahankan status zona hijau yang diraih Kabupaten Wonogiri.

Sehingga Pemkab Wonogiri ingin membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

"Zona hijau ini kita raih bekat kerjasama antara masyarakat dan pemerintah, sehingga kita perlu lagi membangun kolektivitas dan mengedukasi masyarakat terkait new normal," jelasnya.

Meski demikian, Bupati Wonogiri meminta masyarakat agar tidak larut dalam euforia.

Karena Kabupaten Wonogiri masih dikelilingi daerah yang masih berstatus zona merah, seperti Kabupaten Sukoharjo.

"Pagepluk ini belum berakhir, masyarakat kita berpotensi terpapar, jadi harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan," ucap dia.

Sehingga Pemkab Wonogiri belum ingin melihat dan mengkaji kebijakan apa yang akan ditetapkan.

"Kalau gak hati-hati, nanti bisa berpotensi kembali ke zona kuning, jadi kita kaji dulu, monitoring dulu," tandasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Ryantono Puji Santoso
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved