Virus Corona

Bupati Bogor Geram Rhoma Irama Nyanyi saat Pandemi Covid-19, Awalnya Datang sebagai Tamu

Bupati Bogor Ade Yasin geram mendapati kabar bahwa Rhoma Irama tetap manggung meski sebelumnya sudah dilarang.

kolase/instagram/dok Tribunnews.com
Rhoma Irama dan Bupati Bogor Ade Yasin 

TRIBUNSOLO.COM, CIBINONG - Penampilan Rhoma Irama di acara khitanan di Pamijahan Kabupaten Bogor memancing kemarahan Bupati setempat.

Bupati Bogor Ade Yasin geram mendapati kabar bahwa Rhoma Irama tetap manggung meski sebelumnya sudah dilarang.

Rhoma Irama hadir dalam sebuah acara hajat khitanan kenalannya sebagai tamu undangan.

Update Corona Klaten 28 Juni 2020 : Sempat Naik, Kini Positif Covid-19 Masih Bertahan 57 Kasus

5 Hal Ini Wajib Diperhatikan Saat Olahraga di Tempat Umum Agar Tak Berisiko Terpapar Corona

Kabarnya, Haji Surya Atmaja yang menggelar hajatan khitanan ini mantan anggota Soneta Grup.

Sang raja dangdut ini tetap menyanyikan beberapa lagu di atas panggung sehingga mengundang keramaian.

Tidak hanya itu, kehadiran Rhoma Irama di Pamijahan Bogor ini juga turut dihadiri artis Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca Handika, Yus Yunus dan beberapa artis lainnya.

Sontak, kerumunan warga pun tak terbendung dalam gelaran hajatan khitanan ini.

Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). (istimewa)
Penyanyi Rhoma Irama tetap manggung di Pamijahan, Kabupaten Bogor meski sempat dilarang karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional, Minggu (28/6/2020). (istimewa) (istimewa)

Padahal, sebelumnya Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor sebelumnya sudah melarang rencana konser dan meminta Rhoma Irama dan Soneta memundurkan rencana manggung.

"Gugus Tugas sudah bersikap tegas dengan mengirimkan surat peringatan agar Bung Rhoma tidak tampil dan segala bentuk hiburan ditiadakan karena bisa mengundang keramaian," kata Ade Yasin dalam keterangan resminya, Minggu (28/6/2020) malam.

Ini mengingat Kabupaten Bogor masih dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional hingga 2 Juli 2020 mendatang.

Menurut Ade, acara tersebut tidak mengindahkan peraturan Pemkab Bogor yang tertuang dalam Perbup Nonor 35 tahun 2020.

Halaman
1234
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved