Demi Buru Planet 9 di Tata Surya, Astronom akan Gunakan Teleskop Raksasa ini

"Itu (teleskop) akan mengubah semua yang kami pikir kami tahu tentang pembentukan planet," ungkap Sheppard.

Twitter/ @nasa
Astronom NASA baru-baru ini mengumumkan penemuan besarnya terkait sistem bintang di luar tata surya, yang memiliki tujuh planet menyerupai bumi. Tiga di antaranya memungkinkan memiliki air cair dan berada di zona layak huni atau habitable zone. 

TRIBUNSOLO.COM - Para ilmuwan tengah melanjutkan misi perburuan planet baru di ujung tata surya. 

Teleskop baru diyakini dapat menangkap keberadaan planet ini.

Bukti adanya Planet 9, demikian para astronom menyebutnya, terus bertambah dan menguatkan adanya planet baru di tata surya ini.

Scott Sheppard, astronom dari Carnegie Institution for Science in Washington DC telah berkolaborasi dengan astronom lain untuk mengungkap kecurigaan terhadap adanya planet ke sembilan pada 2014 lalu.

Bersama Chad Trujillo, astronom dari Northern Arizona University, bukti tersebut tersebut bertambah.

Teleskop raksasa siap memulai misi

Komunitas astronom lainnya pun juga menyambut penemuan dunia baru ini.

Dibukanya teleskop raksasa yang dinamai Vera C Rubin, membawa harapan baru untuk upaya penemuan planet tersebut.

Melansir The Guardian, Senin (29/6/2020), dijadwalkan teleskop ini akan mulai pengamatan untuk mencari bukti keberadaan planet itu pada tahun 2022.

"Itu (teleskop) akan mengubah semua yang kami pikir kami tahu tentang pembentukan planet," ungkap Sheppard.

Halaman
123
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved