Solo KLB Corona

Selama Pandemi, Jumlah Ibu Hamil di Solo Mengalami Penurunan, DPPKB Beberkan Penyebabnya

"Selain itu, sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) juga ada hubungannya," tutur dia.

TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat mewisuda salah satu peserta kelas Ibu Hamil Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jumlah ibu hamil di Kota Solo mengalami penurunan selama masa pandemi Corona.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Solo, Purwanti menyebutkan jumlah ibu hamil di bulan Februari 2020 sekitar 800 orang.

Sementara jumlah ibu hamil di bulan Maret 2020 tercatat sebanyak 781 orang.

"Untuk bulan April 2020 sebanyak 797, bulan Mei 2020 sejumlah 783," kata Purwanti, Senin (29/6/2020).

"Tidak begitu bermakna untuk jumlah ibu hamil di masa pandemi Covid-19," tambahnya.

Hari Pertama Buka, Telaga TSTJ Langsung Diserbu 96 Pemancing

Jokowi Jengkel Akan Copot Menteri karena Kerja Biasa Saja Saat Pendemi, Ini Dugaan Pengamat UNS Solo

Fakta-fakta Penemuan Mayat di Serengan Solo : Kondisi Membusuk, Tinggal Seorang Diri

Purwanti memperkirakan penurunan jumlah ibu hamil disebabkan menurunnya jumlah pernikahan selama pandemi Corona.

"Selain itu, sosialisasi program Keluarga Berencana (KB) juga ada hubungannya," tutur dia.

"Itu karena memang kita lakukan sosialisasi dan edukasi langsung ke masyarakat dengan menggunakan mobil kelililing, sekaligus juga bagi alat kontrasepsi," imbuhnya.

Ia mengungkapkan jumlah ibu hamil tersebut didominasi umur tertentu.

"Rata-rata di bawah 30 tahun," ungkapnya.

Saat pembagian alat kontrasepsi, lanjut Purwanti, edukasi program KB turut dilakukan.

"Saat kita keliling ke pasangan usia subur, kita beri alat kontrasepsi sambil edukasi keliling sejak bulan Maret," ucap Purwanti. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved