Jangan Asal Gelap, Simak 6 Poin Aturan Pasang Kaca Film Mobil di Indonesia

Tetapi juga untuk menjaga visibilitas pengemudi selama berkendara, baik saat siang hari maupun pada malam hari.

(Kompas.com/Dio)
Ilustrasi pemasangan kaca film di toko Maju Jaya di Blok M Mall Lt. Basement, Jakarta Selatan 

TRIBUNSOLO.COM - Memasang kaca film pada mobil tidak hanya untuk mengubah tampilan kendaraan kesayangan saja.

Tetapi juga untuk menjaga visibilitas pengemudi selama berkendara, baik saat siang hari maupun pada malam hari.

Kabar Pelaku yang Bakar Mobil Via Vallen: Terekam CCTV dan Disebut-sebut Sudah Ditangkap Polisi

Untuk itu, saat melakukan pemasangan kaca film juga tidak boleh sembarangan atau asal gelap saja karena bisa berpengaruh juga pada visibilitas pengemudi saat berkendara.

Tingkat kegelapan kaca film mobil sebaiknya juga mengikuti peraturan yang sudah ada. Aturan penggunaan kaca film sendiri juga mempunyai dasar hukum yang sudah ditetapkan.

Seperti pada Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Selain itu, aturan mengenai tingkat kegelapan kaca film juga diatur dalam PP Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan yang disebutkan bahwa kaca terdiri atas kaca depan, kaca belakang, dan jendela Kendaraan Bermotor dan Kereta Gandengan.

Bisa Berisiko Tinggi Terpapar Covid-19, Perhatikan 5 Hal Ini Sebelum Olahraga di Tempat Umum

Kemudian dalam Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 439/U/Phb-76 tentang Penggunaan Kaca Pada Kendaraan Bermotor.

Dalam SK tersebut setidaknya ada enam poin yang mengatur soal kegelapan kaca film.

1. Kendaraan-kendaraan bermotor yang diperlengkapi dengan kaca depan, kaca belakang, dan atau kaca samping, kaca-kaca tersebut harus dibuat dari bahan yang tidak mudah pecah, tembus pandangan dari dua arah (sangat bening) dan tidak boleh mengubah serta mengganggu bentuk-bentuk orang atau benda-benda yang terlihat melalui kaca tersebut.

2. Tanpa mengurangi maksud ketentuan poin 1, boleh dipergunakan kaca berwarna atau kaca yang berlapis bahan berwarna (film coating), asal dapat tembus cahaya dengan prosentase penembusan cahaya tidak kurang dari 70%.

Halaman
12
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved