Rambu 'Belok Kiri Langsung' di Solo Kerap Dilanggar, Begini Aturan yang Benar Penjelasan Kepolisian

Rambu 'Belok Kiri Langsung' di Solo Kerap Dilanggar, Begini Aturan yang Benar Penjelasan Kepolisian

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Sebuah rambu Belok Kiri Langsung yang di ambil di kawasan Solo, Selasa (30/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pernah bingung harus berhenti atau langsung belok kiri ketika berada di persimpangan yang dilengkapi traffic light?

Ya, salah satu aturan lalu lintas yang kerap mengundang perdebatan di Solo adalah soal aturan belok kiri langsung.

Perjuangan Nenek 80 Tahun di Klaten Jual Mainan Kincir Angin,Jalan 4 Km, Bawa 100 Hanya Laku 10 Buah

Pulang dari Surabaya, Seorang Warga Eromoko Wonogiri Meninggal dan Dinyatakan Positif Covid-19

Nyatanya, di sejumlah persimpangan Solo, banyak pengendara yang terbiasa langsung belok kiri, meski tak ada rambu 'Belok Kiri Langsung'.

Ironisnya, tak sedikit warga yang berusaha mentaati peraturan dengan berhenti, malah diintimidasi pengendara lain agar terus berjalan.

Sebaliknya, banyak juga pengendara yang sengaja berhenti meski terang-terang ada rambu 'belok kiri langsung;'.

Sehingga, bakal menutupi jalan bagi pengendara yang akan melaju ke kiri.

Nah, bagaimana sih sebenarnya aturan ini? 

Kasat Lantas Polresta Solo Kompol Afrian Satya Permadi mengatakan, soal rambu ini sebenarnya disiapkan oleh Dinas Perhunbungan.

"Kalau rambu itu berdasarkan Perda, rambu yang menyiapkan dishub," papar Kompol Afrian, Selasa (30/6/2020).

Halaman
12
Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved