Breaking News:

Mengenal Risiko Kesehatan Akibat Kekurangan Asupan Garam, Bisa Meningkatkan Risiko Hiponatremia

Namun di balik itu hipertensi dan stroke kadang dikaitkan pola makan tidak sehat yang bisa akibat dari konsumsi garam berlebihan.

net
Ilustrasi garam 

TRIBUNSOLO.COM - Garam merupakan satu diantara banyak bumbu makanan yang tidak mungkin dilewatkan.

Hal ini tak lepas karena rasanya yang bisa meningkatkan rasa sebuah makanan.

Sederet Manfaat Tomat bagi Kesehatan Tubuh: Mengatasi Sembelit hingga Mencegah Kanker

Manfaat Memiliki Tanaman Hias di Sekitar Rumah bagi Kesehatan: Bisa Menghilangkan Alergi

Namun di balik itu hipertensi dan stroke kadang dikaitkan pola makan tidak sehat yang bisa akibat dari konsumsi garam berlebihan.

Riset yang dilakukan oleh para ilmuwan dari Prospective Urban Rural Epidemiology justru menemukan sisi positif dari konsumsi garam.

Dalam riset tersebut, peneliti mengamati asupan natrium sekitar 300 masyarakat dari 18 negara selama delapan tahun.

Dari analisis data, terbukti bahwa efek samping garam hanya terjadi pada orang yang mengonsumsi lebih dari lima gram natrium setiap hari.

Jumlah tersebut setara dengan 2,5 sendok teh garam setiap hari.

"Orang yang mengonsumsi natrium terlalu banyak berisiko besar mengalami tekanan darah tinggi dan berbagai masalah kesehatan," kata ahli kardiologi dari Vanderbilt University Medical Center, Deepak Gupta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ju8ga merekomendasikan agar masyarakat mengonsumsi garam maksimal dua gram per hari.

American Heart Association juga menetapkan batasan idel konsumsi garam hanya 1,5 gram per hari.

Halaman
123
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved