Breaking News:

Info Kesehatan

Benarkah Minum Kopi Secara Rutin Bisa Turunkan Risiko Gangguan Irama Jantung? Ini Penjelasannya

Sebuah penelitian yang dipresentasikan di dalam rapat virtual Heart Rhythm Society menemukan, 1-2 gelas kopi per hari bisa menurunkan risiko aritmia.

(shutterstock)
ilustrasi minum kopi 

Ketua peneliti, sekaligus pengajar di Fakultas Kedokteran University of California, San Francisco, Eunjeong Kim memberikan catatannya.

Dia menyebut, konsumsi kopi harian maksimal empat cangkir sehari, berkaitan dengan penurunan kejadian aritmia.

 
“Pesan utama dari penelitian kami adalah melanjutkan konsumsi kopi secara rutin dalam porsi moderat tampaknya tidak berbahaya terhadap risiko aritmia secara keseluruhan."

Demikian dikatakan Kim seperti dilansir laman Runner's World.

Namun, dianjurkan untuk tidak minum lebih dari lima cangkir sehari.

Meski begitu, perlu diingat bahwa penelitian ini adalah observasional dan hasilnya bersifat korelatif.

Artinya, para peneliti tidak membuktikan kopi benar-benar menyebabkan fungsi jantung yang lebih baik.

Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian tambahan untuk menggali lebih dalam manfaat potensial dari kafein, dan kopi secara khususnya.

Sebab,-sebagai contoh, sebuah studi di tahun 2011 mencatat, dokter sering menyarankan pasien penderita aritmia untuk menghindari kopi berkafein.

Saran itu diberikan, karena diyakini meminum kopi dapat meningkatkan risiko jantung berdebar.

Halaman
123
Editor: Reza Dwi Wijayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved