Pendaki Gunung Lawu Tewas

Pendaki Tewas di Gunung Lawu Tinggal Bersama Ibu & Neneknya, Kini Warga Tunggu Jenazah Sampai Rumah

Kepala Desa Kemuning, Widadi Nur Widyoko mengungkapkan berdasarkan data di KK, korban hanya tinggal bersama ibu dan neneknya di rumah.

TribunSolo.com/Adi Surya
Mobil ambulans telah disiagakan di pintu masuk jalur pendakian via Cemoro Kandang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Senin (6/7/2020) sekira pukul 16.44 WIB. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar ikut memantau proses evakuasi warganya yang tewas di puncak Gunung Lawu saat mendaki bersama teman-temannya.

Kepala Desa Kemuning, Widadi Nur Widyoko belum bisa memastikan waktu pemulasaraan, karena masih menanti kepastian waktu penurunan jenazah dari puncak gunung tersebut.

"Kalau jenazah turun maksimal pukul 22.00 akan langsung dimakamkan, apabila lebih dari itu akan dimakamkan keesokan harinya," terang Widadi kepada TribunSolo.com, Senin (6/7/2020).

Pendaki Tewas di Gunung Lawu Ditemukan Bertelanjang Dada, Kaus & Sweater Terlepas 300 Meter dari TKP

Kakak Tega Perkosa Adik Kandung, Sempat Berbisik sebelum Aksi Bejatnya: Kalau Saudara Tidak Hamil

Widadi mengungkapkan berdasarkan data di Kartu Keluarga (KK), korban hanya tinggal bersama ibu dan neneknya di rumahnya.

Adapun rumah korban diketahui berada di RT 001 RW 014, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.

"Kalau di Kartu Keluarga (KK) hanya ada nenek dan ibunya saja," ungkapnya.

Identitas Korban

Sebelumnya, seorang pendaki yang sempat terpisah dari rombongan ditemukan tewas di puncak Gunung Lawu.

Komandan Search Rescue Unit Basarnas Trenggalek, Andris Dwi Prasetya mengungkapkan korban bernama Andi Sulityawan.

"Untuk identitas, korban bernama Andi Sulistyawan 18 tahun, jenis kelamin laki-laki," ungkap Andris.

"Dia asal RT 001 RW 014, Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar," tambahnya.

Andri menuturkan proses evakuasi oleh tim gabungan masih terus berlangsung di puncak Gunung Lawu.

"Langkah selanjutnya kita melaksanakan proses evakuasi untuk proses ke Cemoro Kandang," tutur dia.

Ini Identitas Pendaki Tewas di Gunung Lawu, Evakuasi Dilakukan Tim Gabungan Relawan Jateng dan Jatim

Berkabut & Hujan, Evakuasi Pendaki Tewas di Puncak Gunung Lawu Jalan Terus, Begini Kondisi Lapangan

"Tim diberangkatkan lima tim dengan 50 personel," imbuhnya.

Tim gabungan, lanjut Andris, kini telah berhasil mengangkat jenazah dan bersiap turun.

"Kalau posisi tim yang di atas posisinya packing dan evakuasi turun, Regu 5 standby di pos dua untuk persiapan logistik dan estafet," kata Andris.

"Regu membutuhkan waktu 3 sampai 4 jam untuk turun, perkiraan pukul 22.00 atau 23.00 WIB tim sudah sampai di basecamp," tandasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved