Breaking News:

Solo KLB Corona

Seorang Tenaga Kesehatan asal Sukoharjo Positif Covid-19, Diduga Terpapar Saat Bekerja di Semarang

"Keluarganya kita lakukan rapid test juga, karena keluarganya yang di Sukoharjo sempat kesana," tetangnya.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Tenaga medis dari Siloam Hospitals Group melakukan uji cepat (rapid test) kepada warga dengan skema drive thru di Jalan Puri Abadi, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (18/4/2020). Uji cepat ini dilakukan dalam upaya mendukung usaha pemerintah menekan laju penyebaran wabah Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO – Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo bertambah satu orang, atau menjadi 95 kasus dalam jumlah kumulatif, Minggu (5/6/2020).

Angka tersebut menjadikan Kabupaten Sukoharjo menempati peringkat pertama se-Solo Raya dalam jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukoharjo Yunia Wahdiyati, tambahan kasus ini merupakan berprofesi sebagai tenaga kesehatan (nakes).

Sempat Terpapar Covid-19, Seorang Mahasiswi dan ABK Asal Klaten Dinyatakan Sembuh

Kasus Positif Corona Klaten Bertambah 2 Orang, Merupakan Ibu dan Anak

Kontak dengan Pasien Corona, Pengidap Gangguan Jiwa asal Klaten Jalani Rapid Test, Begini Hasilnya

"Tambahan satu kasus ini berasal dari nakes." katanya Senin (6/7/2020).

"Jenis kelaminya wanita, usia 39 tahun," imbuhnya.

Dia berasal Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo.

Yunia memperkirakan Nakes tertular dari tempat ia bekerja di salah satu rumah sakit di Semarang.

"Kondisinya sehat, tanpa gejala."

"Sehingga dia dianjurkan melakukan isolasi mandiri di tempat tinggalnya di Semarang," jelasnya.

Yunia menyampaikan, meski pasien ini bekerja di Semarang, namun keluarganya tetap dilakukan rapid test sebagai upaya penularan virus Corona.

"Keluarganya kita lakukan rapid test juga, karena keluarganya yang di Sukoharjo sempat kesana," tetangnya.

Dia memgatakan, sejuah ini belum ada penularan di kontak erat pasien tersebut.

Dari jumlah kumlatif 95 kasus positif Covid-19 itu, 5 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, 4 orang menjalani isolasi mandiri di Rumah Sehat Covid (RSC).

15 orang rawat inap di RS, 66 orang dinyatakan sembuh, dan 5 orang meninggal dunia. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved