Mobil Seruduk SPBU Baron

Nasib Keluarga Karyawan yang Meninggal Akibat Insiden Mobil Seruduk SPBU Milik Achmad Purnomo

Purnomo mengungkapkan keluarga korban itu telah mendapatkan santunan atas kejadian nahas itu dari BPJS, SPBU, dan pelaku.

TRIBUNSOLO.COM/ MARDON WIDIYANTO
Kondisi pengisian BBM di SPBU Baron pasca diseruduk mobil Daihatsu Terios Abu-abu dan menimpa 3 motor, pad Senin (22/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Karyawan yang disosor mobil dalam kecelakaan di SPBU milik Wakil Wali Kota, Achmad Purnomo beberapa waktu lalu kini meninggal dunia. 

Purnomo mengungkapkan keluarga korban itu telah mendapatkan santunan atas kejadian nahas itu. 

Santunan itu diberikan dari BPJS, SPBU, dan pelaku. 

Belum Muncul di Sinetron TOP, Bagaimana Nasib Keluarga Pak Firman? Ponco Buwono Beri Tanggapan

Bella Shofie Pulang ke Jakarta Setelah 4 Bulan Ngungsi di Pulau Terpencil,Sempat Rayakan Ultah Suami

Polisi Belum Tetapkan Tersangka dalam Kasus Kecelakaan di Palang Joglo Solo

"Santunan sudah ada," ungkap dia, Selasa (7/7/2020).

Soal besaran santunan, Purnomo enggan menyebutkan secara terperinci. 

Ia memaparkan, korban saat ini telah dimakamkan di Karanganyar oleh keluarga. 

Pihaknya turut berdukacita atas meninggalnya korban. 

Sebelumnya, Kasatreskrim Polresta Solo, AKP Purbo Adjar Waskito mewakili Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai mengatakan, korban meninggal dunia tersebut berinisial US warga Karangpandan, Karanganyar. 

"Ada tiga korban saat kejadian kecelakaan di SPBU Bayangkara (milik Ahmad Purnomo)," kata AKP Purbo. 

Dijelaskannya, korban setelah terlibat dalam kecelakaan tersebut dilakukan perawatan ke rumah sakit. 

Namun, sudah diizinkan pulang ke rumah setelah perawatan.

"Sebelum meninggal itu, korban kembali ke rumah sakit karena penyakitnya, diabetes," papar AKP Purbo. 

Berkaitan dengan informasi sakitnya korban, dia belum mendapatkan informasi dari RS dan keluarga. 

Kasus kecelakaan di SPBU Bayangkara masih dalam penyidikan pihak kepolisian. 

Barang bukti berupa tiga motor dan satu mobil milik pelaku inisial HH (67) sudah diamankan polisi. 

Polisi menjerat tersangka HH dengan Pasal 406 KUHP tentang Pengrusakan dan Pasal 360 tentang Kelalaian yang mengakibatkan orang lain luka-luka. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved