Breaking News:

Solo KLB Corona

Tak Perpanjang JPS bagi Warga Terdampak Covid-19, Bupati Wardoyo : Perekonomian Sudah Dibuka Lagi

"Ini kan sudah dilonggarkan, perekonomian sudah dibuka lagi, hik sekarang sudah buka sampai jam 24.00 WIB,"

TribunSolo.com
Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat ditemui di Kantor Dinas Bupati Sukoharjo, Jumat (15/5/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo memutuskan tidak memperpanjang bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk masyarakat terdampak Covid-19. 

Bantuan itu senilai Rp 200 ribu, yang berupa sembako meliputi beras, minyak goreng, dan kecap. 

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang tidak tercover Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Niat dan Bacaan Berkurban saat Idul Adha 2020, Meski Masih Berlangsung Pandemi Corona

Respon Tim Pasangan Bajo Soal Warga Solo Yang Kaget Masuk Data Pendukung : Mungkin Berubah Pikiran

Disiapkan untuk Piala Dunia U-20, Lapangan di Solo ini Masih Dipakai Warga Menjemur Batik

"Untuk JPS tidak diperpanjang." katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (7/7/2020).

"Empat bulan sudah cukup," imbuhnya. 

Bupati mengungkapkan alasan tidak diperpanjangnya JPS lantaran pemerintah telah menerapkan new normal. 

Sehingga roda perekonomian yang sebelumnya sangat terdampak karena pendemi virus corona, saat ini sudah berangsur pulih. 

"Ini kan sudah dilonggarkan, perekonomian sudah dibuka lagi, hik sekarang sudah buka sampai jam 24.00 WIB," jelasnya. 

Penerima manfaat dari JPS ini sendiri ada sekitar 51 ribu orang di seluruh Kabupaten Sukoharjo

Bantuan JPS ini dibagikan satu bulan sekali, melalui masing-masing kantor kelurahan/balai Desa. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Adi Surya Samodra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved