Breaking News:

Virus Corona

Belum Ada Tanda Pandemi Covid-19 Mereda, Provinsi Terpadat di Afrika Selatan Siapkan 1,5 Juta Makam

Sebagian besar negara di Afrika belum mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang signifikan seperti banyak negara di seluruh dunia.

Freepik
ilustrasi virus corona 

TRIBUNSOLO.COM -  Belum ada tanda-tanda pandemi Covid-19 mereda, sebanyak 1,5 juta makam untuk korban Covid-19 sudah disiapkan Provinsi terpadat di Afrika Selatan, Gauteng.

Pemerintah di sana sudah mempersiapkan penguburan massal bagi pasien yang meninggal karena virus corona.

Hal tersebut dilakukan sebab kasus Covid-19 mulai meningkat di Afrika Selatan, sebagaimana dikutip dari Forbes

Soal Zona Hijau Kasus Corona, Ahli Epidemiologi: Jangan Pernah Mengatakan Ada Wilayah yang Aman

Update Corona Klaten 8 Juli 2020 : Penambahan 4 Kasus Positif, Tapi Ada 2 Pasien Covid-19 Sembuh

Perwakilan otoritas kesehatan Provinsi Gauteng, Bandile Masuku, mengatakan jutaan kuburan itu sedang dipersiapkan.

 

Sejumlah singa terlihat bersantai rebahan di jalanan Taman Nasional Kruger. Hal ini terjadi akibat dampak Afrika Selatan lockdown.
Sejumlah singa terlihat bersantai rebahan di jalanan Taman Nasional Kruger. Hal ini terjadi akibat dampak Afrika Selatan lockdown. (Richard Sowry/Twitter Kruger National Park)

Kendati demikian dia tidak berharap akan banyak korban jiwa yang berjatuhan karena wabah ini.

Akhir-akhir ini kasus Covid-19 di Afrika Selatan terus meningkat.

Bahkan negara ini mengantongi lebih banyak kasus corona dibanding negara lain di Benua Afrika.

Sebab sebagian besar negara Afrika tidak terlalu terdampak parah pandemi asal China ini.

Tetapi, Masuku dalam wawancara dengan media pemerintah, mengatakan gelombang besar Covid-19 akan segera datang.

Dia memperkirakan lonjakan kasus akan terus meningkat hingga Agustus 2020.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved