Breaking News:

Heboh Spanduk Pesta Rakyat Alkid

Tak Hanya Logo Pemkot Solo, Pesta Rakyat di Alkid Juga Cantumkan Logo TNI, Ini Tanggapan Dandim Solo

Dandim 0735/Solo, Letkol Inf Wiyata S. Aji menyatakan acara Gebyar Pasar Rakyat yang akan digelar di Alun-alun kidul (Alkid) ilegal.

TribunSolo.com/Adi Surya
Sejumlah anak bermain bola tak jauh dari wahana komedi putar yang belum selesai terpasang di Alun-Alun Kidul Keraton Kasunanan Surakarta , Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Kamis (9/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata S. Aji menyatakan acara Gebyar Pasar Rakyat yang akan digelar di Alun-alun kidul (Alkid) ilegal.

Letkol Inf Wiyata mengatakan, ada beberapa hal yang dia soroti seperti lambang Kodim 0735/Surakarta yang dipasang tidak menggunakan angka.

Hal tersebut jelas menunjukkan bahwa pemasang tidak mengerti soal Logo Kodim dan tidak meminta izin.

Logo Dicatut di Spanduk Pasar Rakyat Alkid, Pemkot Solo Tegaskan Tak Keluarkan Izin

Heboh Spanduk Pasar Rakyat di Alkid, Pemkot Solo Ancam Turunkan Paksa Jika Spanduk Masih Terpasang

"Kegiatan itu ilegal," kata Letkol Inf Wiyata, Kamis (9/7/2020).

Pihaknya menjelaskan, meminta agar spanduk tersebut diturunkan.

Sebelumnya, Sebuah foto spanduk berlatar merah yang menginfokan perhelatan pasar rakyat di Alun-Alun Kidul Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Kelurahan Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo tersebar di media sosial Facebook, Rabu (8/7/2020).

Spanduk itu bertulisan 'Ayoo..!!! Ikuti & Kunjungi Gebyar Pasar Rakyat Menyambut Hari Raya Idul Adha 1441 H dan 1 Muharram 1441 H, Alun-Alun Kidul Surakarta, 10 Juli - 23 Agustus 2020'.

Tak hanya itu, spanduk juga menampilkan sejumlah logo, tak terkecuali Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Pria 60 Tahun di Sriwedari Dipalak Kawanan Pemuda dan Dirampas Kunci Motornya, Terpaksa Tuntun Motor

Fakta-fakta Pria yang Masturbasi dan Pamerkan Kelamin di Gang Jalan Laweyan Solo

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi menegaskan acara tersebut tidak mengantongi izin.

"Pasar murah atau apapun Dinas Perdagangan tidak pernah menerima pengajuan perizinan, toh kalau mengajukan saya tolak," tegas Heru kepada TribunSolo.com, Kamis (8/7/2020). (*)

Penulis: Ryantono Puji Santoso
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved