Breaking News:

Cara Mencegah Kanker Paru-Paru Sebelum Terlambat, Kurangi Paparan Bahan Kimia Seperti Asbes

Selama ini, banyak dari kita berpikir hanya perokok aktif yang akan mengalami kanker paru-paru.

yodiyim
Ilustrasi paru-paru 

TRIBUNSOLO.COM - Setiap orang bisa berpotensi terserang kanker paru-paru.

Perilaku kebiasaan merokok jadi penyebab utama kanker paru-paru di dunia ini.

Punya Efek Buruk Kesehatan, Simak 7 Makanan yang Perlu Dihindari saat Sarapan, Termasuk Sereal

Dampak Buruk Tidur Terlalu Malam dan Bangun Terlalu Siang bagi Kesehatan: Pikiran Jadi Susah Fokus

Selama ini, banyak dari kita berpikir hanya perokok aktif yang akan mengalami kanker paru-paru.

Namun, mereka yang tidak merokok pun berpeluang besar mengalami hal yang sama.

Menurut data Cleveland, orang yang menjadi perokok pasif, terpapar asber atau radon, atau memiliki riwayat keluarga dengan kanker paru-paru pun juga berisiko mengalaminya.

Sementara itu, menurut ahli kanker Nathan Pennell, sebagian besar mereka yang meninggal karena kanker paru-paru telah berhenti merokok jauh sebelum mereka didiagnosis kanker paru-paru.

"Ada stigma besar yang terkait dengan kanker paru-paru karena mayoritas orang yang meninggal akibatnya adalah perokok atau mantan perokok," tambahnya.

Padahal, siapa pun yang terpapar karsinogen berisiko besar mengalami kanker paru-paru.

Jadi, kanker paru-paru adalah penyakit yang harus menjadi perhatian semua orang.

Asap tembakau adalah salah satu zat paling adiktif yang dikenal manusia. Kecanduan adalah penyakit.

Halaman
123
Editor: Naufal Hanif Putra Aji
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved