Breaking News:

Solo KLB Corona

Nekat Nongkrong di Plaza Manahan Tak Pakai Masker? Siap siap Bakal Kena Swab Di Tempat

"Kalau masih terjadi pengumpulan massa, seperti di Plaza Manahan, Balai Kota, dan Alun-Alun Kidul langsung kita sweeping dan di situ langsung di-swab"

TRIBUNSOLO.COM/Ilham Oktafian
Suasana di Stadion Manahan yang kian ramai saat pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan melakukan uji swab bagi masyarakat yang masih nekat mengindahkan penerapan protokoler kesehatan Covid-19.

Itu dilakukan menyusul bertambahnya kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Ditambah lagi, kasus di Kota Solo sempat meroket hingga ada 18 tambahan per Minggu (12/7/2020).

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyampaikan peraturan wali kota (Perwali) yang baru tengah dikaji dan akan diteken dalam waktu dekat.

Imbas Meninggalnya Seorang Pedagang Akibat Covid-19, Pasar Harjodaksino Solo Ditutup 7 Hari

Wali Kota FX Rudy Resmi Tegaskan Solo Jadi Zona Hitam, Protokol Kesehatan Covid-19 Lebih Diperketat

Satu Alasan dari FX Rudy, Mengapa Solo Pantas Disebut Zona Hitam Covid-19

Regulasi akan mencantumkan sejumlah sanksi termasuk, uji swab di tempat bagi masyarakat yang mengindahkan penerapan protokoler kesehatan Covid-19.

"Kalau masih terjadi pengumpulan massa, seperti di Plaza Manahan, Balai Kota, dan Alun-Alun Kidul langsung kita sweeping dan di situ langsung di-swab," kata Rudy, Senin (13/7/2020).

Selain itu, penahanan Kartu Tanda Penduduk (KTP) menjadi sanksi lain yang akan disiapkan.

"KTP ditahan 14 hari," ucap Rudy.

Rudy menegaskan Perwali akan segera kita buat dan segera diberlakukan.

"Saat ini, Perwali kita buat, Kamis rencananya keluar," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Ilham Oktafian
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved