Breaking News:

Solo KLB Corona

Anggaran Dipangkas Demi Covid-19,Proyek Gedung & Jalur Lingkar Timur Sukoharjo Tak Selesai Tahun Ini

Dampak pandemi Covid-19 yang melanda Kabupaten Sukoharjo, membuat sejumlah proyek pembangunan mandek.

Penulis: Agil Tri | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Agil Tri
Penampakan kawasan yang ditutup karena Covid-19 di Kelurahan Gayam, Kecamatan/Kabupaten Sukoharjo, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dampak pandemi Covid-19 yang melanda Kabupaten Sukoharjo, membuat sejumlah proyek pembangunan mandek.

Hal ini dikarenakan, hampir semua anggaran dalam APBD Sukoharjo dialihkan untuk penanganan dan pencegahan penyebaran virus Corona.

Kabupaten Sukoharjo sendiri mengalokasikan anggaran Rp 364 miliar untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (JPS).

Pertama Kali Pasar di Boyolali Ditutup Akibat Pedagang Kena Covid-19, Kondisinya Sepi Bak Pasar Mati

Seorang Kakek Setubuhi Bocah 9 Tahun Berkali-kali, Terbongkar saat Korban Cerita ke Tetangganya

Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan dua proyek besar yang tengah di garap Pemkab Sukoharjo dipastikan tak akan selesai tepat waktu.

"Yang belum tercapai pembangunan Jalur Lingkar Timur, dan pembangunan Gedung Pertemuan Budi Sasono," jelasnya kepada TribunSolo.com, Rabu (15/7/2020).

Bupati Wardoyo mengatakan, pembangunan kedua proyek itu saat ini terhenti karena ada pandemi Covid-19.

"Kalau tidak ada Covid-19, saya optimis tahun ini selesai," imbuhnya.

Untuk perkembangannya, proyek gedung Budi Sasono baru memasuki tahap merobohkan gedung Budi Sasono dan gedung DPRD Sukoharjo lama.

Gedung Budi Sasono sendiri rencananya akan diperluas, sehingga mampu menampung 2 ribu orang, dengan jumlah anggaran Rp 50 miliar.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved