Viral Video Nenek di Jogja Diduga Dipaksa Jualan oleh Anaknya, Ini Kata Warga dan Polisi
Video itu memperlihatkan seorang nenek membawa dua bungkus keresek berisi buah salak, berjalan menyusuri jembatan Tamansari, jalan Letjen S Parman.
TRIBUNSOLO.COM - Warganet di media sosial dibuat geram terhadap video viral seorang nenek yang berjualan keliling di daerah Patangpuluhan, Yogyakarta.
Berdasarkan narasi pengunggah video, nenek tersebut diduga dipaksa berjualan oleh anaknya.
Video itu menjadi viral usai diunggah oleh akun @infojogjaupdate.
• Bayi Ini Dilempar Ibunya dari Lantai Atas, Nyangkut di Atap Rumah Tetangga, Kini Kondisinya Kritis
• Pengakuan soal Mantan Suami Viral, Nafa Urbach Justru Sebut Zack Lee Pria Terbaik yang Dikirim Tuhan
"Simbah sudah sepuh (tua) banget disuruh muter jualan oleh anaknya tanpa dikasih makan dan minum. Pulang cuma dinaikkan motor roda 3 di belakang," tulis caption unggahan itu.
Video viral itu dibenarkan oleh warga Mancasan, Kecamatan Wirobrajan, Sujasno (66).
Video itu memperlihatkan seorang nenek membawa dua bungkus keresek berisi buah salak, berjalan menyusuri jembatan Tamansari, jalan Letjen S Parman, Yogyakarta.
"Memang benar dan sering lewat daerah sini," kata Sujasno saat ditemui di kediamannya, Senin (20/7/2020).
Menurut Sujasno, sudah lebih dari satu bulan nenek tersebut berjualan melewati rumahnya, dan ditunggu oleh satu orang di sebuah motor beroda tiga tak jauh dari rumah Sujasno.
"Sering lewat sini, kemarin sempat ditanya nenek itu menjawab kalau ditunggu oleh anaknya pakai sepeda motor roda tiga," katanya.
Dia mengaku tidak mengetahui asal nenek-nenek yang berjualan.
"Yang jelas bukan warga sini, kalau dipaksa untuk berjualan saya kurang tahu kalau itu," tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Wirobrajan, Kompol Endang Sri Widiyanti, mengaku telah mengantongi identitas dari nenek yang diduga dipaksa berjualan oleh anaknya.
"Sudah dilakukan penelusuran dan didapat bahwa nenek tersebut berasal dari RT 4, Jambon, Gamping, Sleman. Kami juga sudah koordinasikan dengan Kapolsek Gamping," katanya.
Kapolsek menambahkan, jika masih beroperasi dan diketahui oleh pihaknya, ke depan akan dilakukan pembinaan terhadap sang nenek.
"Kalau menemukan lagi mereka masih berjualan keliling, kami akan berikan pembinaan dan memberikan solusinya. Kami tetap mengimbau jangan gunakan orangtua untuk bekerja anaknya saja masih sehat," tegasnya. (Kompas.com/Wisang Seto Pangaribowo)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral, Video Nenek Diduga Dipaksa Berjualan oleh Sang Anak di Yogyakarta"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/suasana-jalan-letjen-s-parman-patangpuluhan-kecamatan-wirobrajan.jpg)