Breaking News:

Virus Corona

Beredar Isu Thermometer Gun Merusak Otak, Achmad Yurianto : Statement Ini Tidak Benar

Pernyataan tersebut berasal dari ekonom Ichsanuddin Noorsy yang sedang melakukan wawancara dengan Helmy Yahya.

TRIBUN/HO/BNPB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menyampaikan keterangan pers terkait updaet pandemik corona di kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Jakarta, Sabtu (28/3/2020). 

TRIBUNSOLO.COM - Baru-baru ini beredar isu di masyarakat soal Thermo Gun yang berpotensi merusak otak manusia.

Pernyataan tersebut berasal dari ekonom Ichsanuddin Noorsy yang sedang melakukan wawancara dengan Helmy Yahya.

Update Covid-19 di Indonesia 21 Juli 2020, Pasien Positif Bertambah 1.655, Total Kasus 89.869

Kronologi Kakek Positif Corona di Begajah Meninggal: Sempat Bagi Roti & Berujung 10 Orang Diisolasi

Video tersebut memiliki judul 'Obrolan Dengan Ichsanuddin Noorsy ini Paling Bergizi Selain Obrolan dengan Bossman Sontoloyo'.

Pada wawancara tersebut, Ichsanuddin mengatakan:

"Kalau mau periksa (suhu tubuh) saya, periksa di sini (bagian tangan). Karena termometer itu dipakai untuk memeriksa kabel panas. Lasernya dipakai untuk memeriksa kabel panas bukan untuk periksa temperatur manusia… Kepala kita ditembak laser, kita tidak tahu dampak kerusakan pada struktur otak. Saya tidak mau."

Terkait hal ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto buka suara.

Dikutip dari youtube BNPB, Yurianto menjelaskan jika statement ini tidak benar.

"Thermal Gun hanya mengukur dengan pancaran radiasi sinar inframerah, setiap saat akan dipantulkan oleh semua benda di sekitar kita" jelasnya.

Yurianto juga menyebut Thermal Gun tidak menggunakan laser.

"Tidak menggunakan sinar laser dan tidak menggunakan sinar radioaktif semacam x-ray, hanya inframerah." ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Naufal Hanif Putra Aji
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved