Breaking News:

Solo KLB Corona

Wali Kota Solo FX Rudy Ternyata Minta Hasil Uji Swab-nya Dipercepat, Alasannya Demi Masyarakat

"Ya, karena saya langsung berhadapan ke masyarakat, saya minta didahulukan," jelas dia.

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menjalani uji swab di Rumah Sakit Bung Karno, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Minggu (26/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hasil uji swab yang dijalani Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo ternyata bisa keluar lebih cepat.

Seperti diketahui, Rudy sempat menjalani uji swab sebanyak dua kali, masing-masing Sabtu (25/7/2020) di Balai Kota Solo dan Minggu (26/7/2020) di Rumah Sakit Bung Karno Solo.

Uji itu dilakukannya menyusul uji swab Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo yang dilakukan Sabtu (18/7/2020) menunjukkan hasil positif Covid-19.

Buntut Pakai Kemeja Khas untuk Kampanye Gibran, Kader PKS Solo Bakal Disidang oleh Internal Partai

Polisi Olah TKP Laka Bocah Asal Weru Sukoharjo yang Tewas Tertabrak Truk saat Gowes, Ini Hasilnya

"Yang jelas saya negatif," kata Rudy kepada TribunSolo.com, Rabu (29/7/2020).

"Hasilnya keluarnya kemarin Selasa (28/7/2020)," tambahnya.

Rudy menjelaskan sempat meminta hasil uji swabnya didahulukan lantaran dirinya sering berinteraksi dengan masyarakat.

"Ya, karena saya langsung berhadapan ke masyarakat, saya minta didahulukan," jelas dia.

"Hasil uji swab Sabtu dan Minggu negatif semua," imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Solo itu mengungkapkan ada tiga kunci yang ampuh menangkal Covid-19.

"Kuncinya tidak boleh stress, tidak boleh takut, dan tidak boleh marah, kalau saya bercanda itu untuk meningkatkan imun," ucap Rudy.

Update Covid-19 Solo 29 Juli : Positif Bertambah 7 Pasien, 1 di Antaranya Kasus Impor dari Wonogiri

Susul Achmad Purnomo, Hasil Uji Swab Wali Kota Solo FX Rudy Resmi Negatif Covid-19

Selain itu, Rudy juga rutin mengonsumsi jamu herbal untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.

"Kalau saya tidak ada lawaran, ada niat yang tulus, bukan kita punya kemampuan di luar itu, tidak," ujar dia.

"Kita juga harus punya prinsip dan niat tidak akan menulari, tidak lupa protokoler kesehatan tetap diterapkan," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved