Breaking News:

Idul Adha 2020

Pemkot Solo Haruskan Jagal Hewan Kurban dari Luar Solo Kantongi Surat Keterangan Sehat

Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani menyampaikan penyelenggara lebih baik mengutamakan jagal dari lingkungan setempat mereka. "Jagal dari setempat, o

TribunnewsBogor.com/Tsaniyah Faidah
Ilustrasi pemotongan hewan kurban 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Petugas pemotongan atau jagal hewan kurban diharapkan tidak berasal dari luar lingkungan penyelenggara Idul Adha 1441 Hijriah.

Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani menyampaikan penyelenggara lebih baik mengutamakan jagal dari lingkungan setempat mereka.

"Jagal dari setempat, orang masjid juga bisa, sampai saat ini kami belum mendapat info kalau ada yang pakai jagal dari luar," kata dia, Kamis (30/7/2020).

"Jagal bisa dari takmir atau warga setempat," tambahnya.

Kasus Covid-19 Belum Menurun, Pemkot Solo Instruksikan Pembagian Daging Kurban Diantar ke Rumah

Pemkot Solo Izinkan Masjid Baitul Hikmah di Dalam Kantor Balai Kota Dipakai Lokasi Salat Idul Adha

Terima Sapi Presiden Jokowi, Takmir Masjid Al-Wustho Pasang Garis Batas untuk Salat Idul Adha 2020

Berkostum Spiderman, Pria Ini Kurban 5 Ekor Kambing, Barang Dintaar ke Masjid dan Panti Asuhan

Semisalkan, lanjut Ahyani, ada yang menggunakan jagal dari luar Kota Solo.

Jagal tersebut harus mengantongi surat keterangan sehat sebelum menunaikan tugasnya saat perayaan Idul Adha.

"Kalau ingin harus ada surat sehatnya," ujar Ahyani.

Hal itu juga dipertegas Plt Kakankemenag Kota Solo, Rosyid Ali Safitri.

"Tukang potongnya tadi kita sepakati bahwa kalau tidak punya petugas potong bisa koordinasi dengan rumah pemotongan hewan," kata Rosyid.

"Sebagian besar masjid sudah menyiapkan tukang potong sendiri, dipotong sendiri," imbuhnya.

Rosyid mengatakan orang yang terlibat dalam prosesi pemotongan hewan sebisa mungkin dibatasi.

"Misal potong sapi, saat dirobohkan itu kan biasanya ramai-ramai, ini diupayakan merobohkan beberapa orang cukup, sembilan ya itu saja," kata dia.

"Sirkulasi pembuangan juga harus diperhatikan, airnya harus mengalir," tandasnya. (*)

Penulis: Adi Surya Samodra
Editor: Agil Tri
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved